Kota Cilegon, (LC)- PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya menerima kunjungan kerja dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Rabu, 11 Juni 2025.
Kunjungan dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi pengamanan objek vital nasional. Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama antara PLN IP dan Polri dalam menjaga pasokan listrik nasional.
Dalam sambutannya, Senior Manager Umum PLTU Suralaya, Hadi Susanto, menyampaikan bahwa PLTU Suralaya dan unit pembangkit di Banten merupakan pusat energi listrik nasional.
“Kerjasama dengan Polri, termasuk monitoring dan evaluasi hari ini, sangat krusial untuk menjaga objek vital nasional ini. Keamanan dan keandalan operasional kami adalah demi memenuhi kebutuhan listrik Jawa, Bali, dan Madura,” ujar Hadi Susanto, sembari mengucapkan terima kasih kepada Mabes Polri dan Polda Banten atas dukungan dan kepeduliannya.
Sementara itu, Kombes Pol Muhammad Erwin dari Mabes Polri, menegaskan pentingnya pengamanan fasilitas strategis seperti PLTU Suralaya.
“PLTU Suralaya adalah contoh objek vital nasional yang harus dijaga ketat oleh Polri. Ini adalah amanat undang-undang untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas yang dapat berdampak luas,” jelas Kombes Pol Erwin.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri untuk monitoring dan evaluasi bertujuan memastikan implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengamanan berjalan optimal demi ketersediaan listrik nasional.
“Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara PLN IP dan Polri dalam menjaga keamanan dan keandalan operasional pembangkit listrik, yang merupakan tulang punggung energi bagi jutaan masyarakat di Jawa, Bali, dan Madura,”ungkapnya. (Mang Jeo-Red)***
