Pemkot Cilegon Siapkan Strategi Tekan Inflasi, Robinsar Sebut Biang Kenaikannya

Oleh: Langit Cilegon
183 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Cilegon telah menyiapkan sejumlah program strategis untuk menekan laju inflasi.

Hal tersebut dikatakan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar saat memberikan sambutan pada High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cilegon di Aula Setda II Kota Cilegon, Selasa 18 November 2025.

“Kita sudah siapkan beberapa program dimana salah satunya yaitu nanti kita akan lakukan pengecekan langsung ke pasar untuk memastikan terkait ketersediaan stok pangan supaya harga tetap stabil dan pasokan barang juga tetap terjaga,” katanya.

Ia menuturkan, untuk komoditas pangan, cabai menjadi salah satu penyebab inflasi yang cukup dominan tahun ini, disusul bawang yang berpotensi meningkat pada tahun depan.

“Kalau secara nasional seperti yang di paparkan Bank Indonesia, emas masih menjadi penyumbang inflasi terbesar sedangkan untuk komoditas pangan cabai masih cukup dominan tahun ini dan mungkin tahun depan bawang bisa jadi meningkat,” ujarnya.

Robinsar menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong gerakan menanam cabai di kalangan masyarakat, PKK dan ASN sebagai upaya dalam memperkuat produksi lokal.

“Saya harap melalui gerakan ini nantinya ketersediaan cabai di Kota Cilegon bisa tetap terjaga sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar bisa berkurang,” tuturnya.

Masih kata Robinsar, inflasi di Kota Cilegon berada pada kategori stabil. Dmana pada akhir bulan Oktober, inflasi tercatat sebesar 2,57 persen.

“Lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi Provinsi Banten yang mencapai 2,75 persen dimana capaian tersebut menempatkan Cilegon sebagai salah satu daerah ke 2 dengan inflasi terendah di Provinsi Banten,” ucapnya.

Pihaknya, ujar dia, melakukan upaya dalam pengendalian inflasi yang telah berjalan akan terus dioptimalkan.

Selain itu, ia juga mendorong instansi terkait untuk meningkatkan ketahanan pangan agar stabilitas harga dapat terjaga hingga akhir tahun.

“Kami akan terus perkuat langkah kita yang sudah berjalan dalam pengendalian inflasi dan Saya juga berharap seluruh instansi terkait bisa terus bersama-sama meningkatkan ketahanan pangan, agar stabilitas harga di Kota Cilegon tetap terjaga hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Banten Rawindra Ardiansyah mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Cilegon terhadap pengendalian inflasi.

“Kehadiran kepala daerah dalam forum seperti ini menjadi sinyal positif bagi kemajuan TPID. Pertemuan hari ini kami fokuskan pada kesiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru,”imbuh Rawindra.

“Di Banten, inflasi hingga Oktober masih berada di bawah angka nasional. Emas perhiasan masih menjadi penyumbang utama inflasi lebih dari satu tahun terakhir, dan selama kondisi global belum stabil, masyarakat cenderung memilih instrumen yang dianggap paling aman,”sambung Rawindra. (Cahya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR