RSUD Cilegon Pastikan Video Banjir yang Beredar Adalah Hoaks

Oleh: Langit Cilegon
152 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)-Sebuah video yang beredar luas di media sosial terkait banjir yang disebutkan terjadi di RSUD Kota Cilegon dipastikan hoaks.

Direktur RSUD Cilegon dr Lendy Delyanto,  melalui Humas RSUD Kota Cilegon, Yoyo Muhazir mengatakan, video tersebut merupakan peristiwa banjir yang terjadi 4 tahun silam, yaitu pada tahun 2020.

“Kondisi tadi di lapangan untuk video beredar itu sudah dicrosscheck. Bahkan Pak Wali dan Pak Dandim Cilegon datang ke lokasi dan itu hoaks,” kata Yoyo, Senin, 9 Desember 2024.

Ia menuturkan, video yang beredar tersebut adalah kejadian banjir pada tahun 2020. Dan pihak RSUD Cilegon meminta masyarakat untuk tidak panik.

“Kepada masyarakat atau yang akan menggunakan jasa layanan rumah sakit jangan panik, jangan terbawa hoaks dan ketakutan karena banjir, karena sebenarnya itu tidak terjadi. Rumah sakit kondisinya saat ini aman,” ujarnya.

Saat ini, ujar dia, kondisi debit air di sungai dan lokasi yang sama dengan video beredar mengalami peningkatan. Pihak berwenang juga telah melakukan pemantauan secara ketat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

“Memang sekarang kondisinya debit air meningkat, sudah dilakukan pemantauan secara ketat. Dan mudah-mudahan surut dalam waktu yang tidak lama,”tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menginstruksikan jajarannya untuk mengambil langkah antisipasi, termasuk melindungi aset-aset vital seperti rumah sakit, jaringan listrik, dan sarana lainnya yang harus dijaga dengan ketat.

“Pak Direktur sudah menginstruksikan kepada jajaran untuk mengantisipasi, menyelamatkan aset rumah sakit, listrik, dan sarana lain. Harus dijaga ketat pokoknya,” ucapnya.

Pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan sungai, ujar dia, juga telah mendapatkan instruksi langsung dari Walikota Cilegon untuk memberikan perhatian khusus, mengingat rumah sakit adalah fasilitas yang sangat penting.

“Untuk kondisi sungai ke dinas terkait saja yang menangani sungai. Pak Wali juga sudah menginstruksikan kepada dinas terkait tentunya karena rumah sakit itu kan vital,” ungkapnya. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR