Kota Cilegon, (LC)- Sebanyak 50 pelatih drumband dari berbagai sekolah menghadiri coaching klinik yang igelar oleh Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kota Cilegon.
Menghadirkan naras umber dari PDBI Jakarta, kegiatan ciaching klinik tersebut mengambil tempat di SMPN 2 Cilegon.
Wakil ketua PDBI Cilegon, Indra Utama, mengatakan, pihaknya mengundng sekitar ratusan pelatih PDBI di Kota Cilegon.
“Coaching klinik ini tujuannya adalah menghidupkan kembali Drumband yang ada di Kota Cilegon. Jangan sampai disimpan digudang, kemudian tidak terpakai,” kata Indra, Selasa, 30 Juli 2024.
Ia menuturkan, selain itu, coaching klinik juga sebagai salah satu langkah persiapan dalam merekrut atlet-atlet untuk persiapan Porprov dan juga Popda menjadi salah satu cabor yang dilombakan
“Kami berterima kasih kepada SMPN 2 Cilegon yang telah memberikan fasilitas sarana dan prasarana dimana kegiatan ini berjalan,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Cilegon Abdul Salam Salim, memberikan apresiasi, atas terselenggaranya kegiatan coaching klinik tersebut.
“Cabor Drumband ini masih perlu banyak sosialisasi, karena berbeda dengan cabor lainnya. Ada beberapa Cabor yang kurang terkenal. Agar dapat melakukan sosialisasi supaya olahraga tersebut berjalan dengan cukup baik,”tuturnya.
Ia berharap, kepada seluruh peserta coaching klinik agar dapat mengikuti kegiatan ini untuk mengambil ilmu- ilmu dari nara sumber sehingga dapat diterapkan ke sekolah.
“Saya tekankan kembali, usai menggelar coaching klinik, diharapan PDBI dapat melakukan kompetisi. Karena perlombaan atau kompetisi merupakan bagian dari evaluasi,” ucap Abdul Salam Salim.
“Sehingga ke depannya PDBI Kota Cilegon bisa berprestasi dan dapat mengharumkan nama Cilegon melalui event-event yang diikutinya,”sambung Abdul Salam Salim. (Anto-Red)***
