Cilegon Dikepung Cuaca Esktrem, BPBD Tangani Insiden Pohon Tumbang Selama 3 Hari Ini Datanya

Oleh: Langit Cilegon
688 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini mesti diwaspadai oleh warga. Hal itu karena bencana alam seperti pohon tumbang bisa terjadi di jalan maupun menimpa permukiman.

Pohon tumbang yang sempat menutup sebagian akses jalan utama di Jalan Raya Anyer Buah Kopek, Samangraya, RT 001/001, Kecamatan Citangkil, Senin 2 Desember 2024.

Pohon tumbang yang sempat menutup sebagian akses jalan KH Yasin Beji, Lingkungan Kubang Lampung, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga di Lingkungan Tegal Tong, RT 004/005, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang sempat menutupi  jalan akses tol Cilegon Timur, Nomor 02, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa sebuah kabel dan sebuah rumah warga di Saksak Lurah, RT 15/05, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa sebuah warung dan sempat menutup akses jalan utama di Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan/Kecamatan Citangkil, Rabu 04 Desember 2024.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Suhendi pun mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan karena saat ini tengah memasuki musim pancaroba, di mana kondisi cuaca tak menentu dalam beberapa hari terakhir.

“Pada bulan Desember ini curah hujan justru meningkat disertai angin kencang. Hal itu membuat sejumlah wilayah di Kota Cilegon rentan terkena bencana alam seperti pohon tumbang,” kata Suhendi,Rabu, 4 Desember 2024.

Ia menuturkan, warga Kota Cilegon meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati. Terutama waspada terhadap bencana pohon tumbang akibat angin kencang, kemudian banjir dan jalan licin karena memang hujan bisa sewaktu-waktu.

“Banyak pohon tumbang selama 3 hari diberbagai daerah Kota Cilegon. Alhamdullilah, tim dilapangan cepat melakukan evakuasi dan Tindakan,”ujarnya.

Untuk mengantisipasi gangguan cuaca buruk, lanjut Suhendi, pihaknya menyiapkan sejumlah personel yang berjaga selama 24 jam apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh masyarakat Kota Cilegon.

“Kami ada sekitar 10 personel yang siaga tiap regunya, termasuk kasi (kepala seksi) dan kabid (kepala bidang), serta bagian gudang logistik. Silahkan laporkan bila mengalami gangguan akibat bencana. Sejauh ini kami langsung merespons bila ada laporan,”ungkapnya. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR