CILEGON, (LC)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Cilegon memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dengan mengusung moto “Kompak, Bergerak, Berdampak”, Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan Harlah digelar digelar di Gedung Cilegon Creative Center dengan suasana sederhana namun sarat makna dan dihadiri oleh ratusan serta simpatisan kader beralmabng burung garuda.
Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy, menyampaikan bahwa rangkaian HUT Gerindra telah dimulai sejak 28 Januari 2026 dengan berbagai kegiatan sosial.
“Kegiatan pertama dilakukan di wilayah Kota Cilegon, kemudian dilanjutkan di Kecamatan Grogol, kepada warga lanjut usia yang membutuhkan,” kata Fauzi.
Ia menuturkan, selain bedah rumah, DPC Partai Gerindra Kota Cilegon juga menggelar pengobatan gratis, santunan anak yatim, serta aksi bersih-bersih lingkungan.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cilegon, Helldy Agustian, mengapresiasi seluruh kader dan simpatisan yang hadir.
Helldy juga menegaskan komitmen Partai Gerindra dalam menjalankan program gerakan Indonesia Asri sebagai program berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.
“Mulai pertengahan Februari, Gerindra Kota Cilegon akan mengawali kegiatan bersih-bersih pantai dan fasilitas umum. Ini sesuai dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menggaungkan program Indonesia Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah),”ujarnya.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Cilegon sekaligus anggota DPRD Provinsi Banten, H. Hasbi Sidik, menambahkan bahwa gerakan Indonesia Asri merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang wajib dilaksanakan oleh seluruh kader.
“Kader Gerindra harus menjadi pelopor. Instruksi Presiden jelas, kita wajib turun langsung melakukan kegiatan bersih-bersih di fasilitas umum dan ruang publik yang setiap hari digunakan masyarakat,” tegas Hasbi.
Menurutnya, keterlibatan aktif kader di lapangan merupakan bentuk nyata keberpihakan partai kepada rakyat serta upaya memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Kita tidak boleh hanya menunggu. Kader Gerindra harus hadir, bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan memberi contoh nyata. Di situlah esensi perjuangan partai dan perintah Presiden,”ungkapnya.
(Anto-Red)***
