Penumpang Di Pelabuhan Merak Turun, ASDP Tetap Operasikan Kapal 29 Unit Segini Jumlahnya

Oleh: Langit Cilegon
421 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 23 Des 2024 pk 00.00 hingga 23 Des 2024 pukul 23.59 WIB) atau H-2, tercatat jumlah kapal yang  beroperasi sebanyak 29 unit kapal.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-2 mencapai 36.103 orang atau turun 42% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 61.965 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-2 mencapai 938 unit atau turun 71% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 3.232 unit.

Kendaraan roda empat mencapai 4.163 unit atau turun 42% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.180 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 7.792 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-2 atau turun 45% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.296 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-7 hingga H-2 tercatat 228.703 orang atau turun 15% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 268.871 orang.

Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 54.177 unit atau turun 14% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 63.249 unit.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak, Rudi Sunarko mengatakan, berdasarkan pemantauan di terminal kapal ekspres, kendaraan di area parkir siap muat terpantau lancar tanpa antrean panjang.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang guna menghindari puncak kepadatan arus libur Natal dan Tahun Baru. Dan  pengguna jasa untuk tetap waspada terhadap risiko cuaca ekstrem dan merencanakan perjalanan lebih awal sebelum puncak arus,” tuturnya.

Bersama KSOP, ujar dia,  ASDP mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar guna mendukung kelancaran layanan. Semua armada telah melalui pemeriksaan alat keselamatan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

“Terkait kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi hingga awal tahun depan, ASDP terus berkoordinasi dengan BMKG dan stakeholder lain untuk memantau cuaca secara real-time serta memberikan informasi terkini kepada masyarakat,” ungkapnya. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR