Jelang Musorkot NPCI Kota Cilegon, Tiga Kandidat Bersaing jadi Ketua Ini Namanya

Oleh: Langit Cilegon
15 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Menjelang Musyawarah Kota National Paralyimpic Comitte Indonesia (Musrokot NPCI) Kota Cilegon, tiga kandidat bersaing untuk duduk di kursi Ketua NPCI Periode 2026-2030.

NPCI sendiri adalah organisasi nasional yang membina, melatih, dan menaungi atlet difabel atau penyandang disabilitas.Dimana NPCI merupakan lembaga resmi yang bertanggung jawab membina dan menyalurkan potensi atlet disabilitas berprestasi.

Salah satu atlet NPCI Kota Cilegon yang berprestrasi pada tingkat Internasional adalah Handayani. Atlet cabor Boccia ini meraih medali emas pada kejuaraan Paragames 2026 Thailand dan kejuaraan dunia di Kazakhstan.

Saat ini dirinya tengah mengkuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Kota Solo, untuk persiapan kejuaraan Asia di Tokyo Jepang dalam Waktu dekat.

Sekretaris Panpel Musorkot NPCI Cilegon, Ananta Wijaya, mengatakan, Musorkot NPCI merupakan amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) yang harus dilaksanakan.

“Iya,hari ini kami menggelar rapat koordinasi. Dimana nanti akan menggelar Musorkot NPCI Kota Cilegon yang rencananya akan berlangsung diaula Setda, Minggu, 26 Juli 2026,’katanya, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menuturkan, dalam Musorkot NPCI Kota Cilegon mendatang, pihaknya akan mencari Ketua untuk menakhodai NPCI Cilegon periode 2026-2030.

“Persyaratan calon ketua, peserta Musorkot, hak suara, serta mekanisme pemilihan sudah kami sepakati dan sudah digodok serta mengacu pada AD/ART NPCI dan akan dipertegas dalam Tata Tertib Musorkot,’ujarnya.

Ketua Panpel Musorkot NPCI Kota Cilegon, M Mas’udi. mengatakan, sampai dengan saat ini ada 3 kandidat yang mencalonkan untuk menjadi ketua NPCI.

“Yang pertama Pak Bambang Mintarso, kedua Hasbi dan ketiga Adik Rifa’i. Dalam rapat kami menyepakati bahwa kandidat
calon Ketua NPCI Kota Cilegon harus memenuhi sejumlah persayaratan,” tuturnya.

Selain sebagai Warga Negara Indonesia penyandang disabilitas, ujar dia, juga Pernah menjadi anggota biasa dan aktif minimal 4 (empat) tahun.

“Kemudian pernah menjabat sebagai Badan Pengurus Harian (BPH) NPCI Kota Cilegon.Memahami bidang keolahragaan serta isu-isu perjuangan penyandang disabilitas yang berkaitan dengan peningkatan prestasi.Memiliki pendidikan minimal wajib belajar 9 (sembilan) tahun. Dan ada beberapa syarat lainnya,”ungkapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR