Momen HUT ke-26 Provinsi Banten, Wartawan Cilegon Ajak Anak Yatim Wisata Ceria

Oleh: Langit Cilegon
11 views
A+A-
Reset

SERANG, (LC)- Tawa riang dan wajah ceria mewarnai kegiatan wisata sekitar 70 anak yatim dan dhuafa bersama wartawan Kota Cilegon di Avery Coconut Island, Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-26 Provinsi Banten.

Peserta merupakan anak-anak dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) yang berada dalam binaan Rumah Qur’an Miftahusshudur.

Sejak tiba di lokasi, anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan panitia. Mereka menikmati suasana wisata melalui kegiatan berenang dan permainan kelompok yang dirancang untuk membangun kekompakan serta kebersamaan.

Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, mengatakan Avery Coconut Island memiliki fasilitas yang mendukung kegiatan wisata bersama anak-anak.

Dalam kegiatan itu, panitia juga mengajak anak-anak mengikuti berbagai permainan kelompok.

Melalui aktivitas tersebut, peserta belajar memahami instruksi, berkomunikasi, bekerja sama, dan saling membantu untuk menyelesaikan tantangan.

Menurut Ichan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk membangun keakraban tanpa memandang perbedaan usia.

“Momen ini menghadirkan suasana penuh keakraban. Peserta yang lebih besar dapat membantu adik-adiknya, sementara anak-anak yang lebih kecil juga bersemangat mengikuti permainan,” katanya.

Selain mengikuti permainan, anak-anak menikmati waktu berenang dan bermain air. Kesempatan berlibur bersama teman-teman menjadi pengalaman menyenangkan bagi mereka.

“Bagi anak-anak, kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata. Kesempatan berkumpul, bermain, dan bercanda bersama teman-teman menghadirkan kebahagiaan tersendiri,” ujar Ichan.

Manajemen Avery Coconut Island Carita turut mendukung kegiatan tersebut. Wisata bersama ini memberikan kesempatan kepada anak-anak yatim dan dhuafa untuk menikmati fasilitas wisata secara gratis sekaligus mengikuti aktivitas yang mendorong kebersamaan.

Salah seorang orang tua peserta mengaku senang melihat anak-anak dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, fasilitas dan area terbuka di lokasi wisata mendukung berbagai aktivitas bersama.

“Senang sekali melihat anak-anak bisa ikut kegiatan seperti ini. Mereka bisa bermain, berenang, dan berkumpul bersama teman-temannya. Tempatnya juga nyaman, terutama karena banyak area terbuka untuk permainan kekompakan,” ujarnya.

Pendamping anak yatim, Mbok Pini, juga menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk bersosialisasi dan belajar bekerja sama.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat positif karena anak-anak tidak hanya berlibur, tetapi juga belajar bekerja sama dan saling mengenal,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak anak yatim memperoleh kesempatan menikmati pengalaman wisata bersama.

Bagi para wartawan yang terlibat, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.

Di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik, kebersamaan dengan anak-anak yatim dan dhuafa menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar.

Kegiatan yang diisi dengan berenang, permainan kelompok, dan kebersamaan itu pun menjadi pengalaman tersendiri bagi sekitar 70 anak yang hadir.

Lebih dari sekadar rekreasi, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian melalui kesempatan berbagi waktu, menghadirkan kegembiraan, dan menciptakan kenangan positif bagi anak-anak. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR