Kota Cilegon, (LC)- Setelah Dede Rohana Putra dan Isro Miraj, mencalonkan diri menjadi Walikota Cilegon melalui alat peraga berupa baligho. Kini mulai muncul spanduk sang petahana, Helldy Agustian dengan redaksi lanjutkan 2 periode yang terpasang diberbagai daerah.
Spanduk sang petahana Helldy Agustian berdasarkan perkiraan berukuran kecil, sekitar lebar 1 meter dan Panjang sekitar 3 meter. Spanduk tersebut diantaranya terpasang di sekitar komplek kavling Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, kemudian juga terlihat di wilayah Cilurah, Kecamatan Ciwandan.
Dalam spanduk tersebut terpampang foto sang petahana Helldy Agustian, yang kini menjabat sebagai Walikota Cilegon memakai kopiah berkemja putih sambil mengepalkan tangan. Pengamat politik dari the Sultan Center, Edi Muhamad Abduh, mengatakan, petahana sudah mulai unjuk diri dengan pemasangan spanduk.
‘Saya kira hal yang wajar kalau petahana pak Helldy berkeinginan kembali mencalonkan pada Pilkada Cilegon yang akan digelar pada November 2024 mendatang,” kata Edi Muhamad Abduh, Selasa, (19/3/2024).
Ia menuturkan, dengan pencalonan pertama yang periodesasi hanya 3,5 tahun, bisa menjadikan alasan untuk mencalonkan kembali. Menariknya pada Pilkada tahun ini, ujar dia,Helldy Agustian sudah berganti baju menjadi Gerindra yang sebelumnya Berkarya. Dimana Partai Gerindra hanya butuh 1 kursi untuk melengkapi persyaratan.
“Pada periode pertama, seharusnya masa jabatan 5 tahun, namun karena ada aturan maka menjadi 3,5 tahun. Saya kira Itu menjadi salah satu alasan untuk mencalonkan kembali. Artinya, partai gerindra tetap berkoalisi dengan partai manapun. Bisa saja koalisi di pusat yang memenangkan capres dan Cawapres bisa merembet ke daerah bahkan sebaliknya,”ujarnya.
Terkait dengan pasangan yang akan dipilih oleh Helldy Agustian, mantan anggota KPU Cilegon tersebut menjawab, bahwa tergantung selera. Ia menambahkan, untuk membangun sebuah komunikasi politik dalam menuju sebuah Pilkada, harus dilakukan dari sekarang.
“Bisa birokrat, bahkan bisa juga politisi. Karena saat ini dengan politisi sudah mengalami. Barangkali untuk mengulang sejarah, bisa juga dengan birokrat. Bisa jadi kejar tayang waktu untuk persiapan, karena dalam hitungan bulan. Oleh karena itu, saya meyakini sudah ada pemikiran yang matang, siapa berpasangan dengan siapa,” tuturnya.
Sementara itu, ketua DPC Gerindra Kota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan, dirinya tidak tahu siapa yang memasang spanduk tersebut. Namun ia menyebut, dirinya akan maju kembali pada Pilkada November mendatang.
“Entah siapa yang memasang spanduk itu,saya mengucapkan terima kasih. Kalau ukurannya kecil, untuk menjadi besar itu, semua dimulai dari yang kecil. Contohnya Pak Prabowo, beliau itu memulai dari yang kecil kemudian menjadi besar. Nanti ya setelah pleno KPU aja,”ungkapnya.
