Ini Pengakuan Lurah Kalitimbang Kecamatan Cibeber Saat Wilayahnya Dilanda Banjir

Oleh: Langit Cilegon
233 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)-  Banjir yang menerjang Kota Cilegon terjadi di Kecamatan Cibeber, Jombang, Ciwandan dan juga Citangkil.

Kelurahan Kalitimbang yang masuk wilayah Kecamatan Cibeber di landa banjir merupakan salah satu daerah yang terdampak.

Menurut penuturan Lurah Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Muhamad Ufan, infrasturktur didaerahnya sudah cukup.

“Namun sayangnya ada beberapa turap atau tembok penahan tanah yang disepanjang sungai dibelakang perumahan Gedong Damai, jebol,”katanya, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menuturkan, selain turap juga TPT yang jebol, pihaknya melihat ketinggian air cukup melimpah sehingga tidak tertampung.

“Jadi, ketinggian turap sama air sangat jauh. Turap kurang tinggi, sehingga air bisa masuk, kemudian ditambah jebol ada sekitar 20 meter dan air masuk ke dalam komplek perumahan Gedong Damai,”
ujarnya.

Baca Juga :

https://langitcilegon.id/wali-kota-robinsar-pengoptimalan-bantaran-sungai-jadi-prioritas-penanganan-banjir/

https://langitcilegon.id/bentuk-satgas-penanganan-banjir-pemkot-cilegon-bidik-galian-tambang-di-empat-kecamatan/

Pihaknya, ujar dia, sudah mengantisipasi akan terjadinya banjir. Mengingat aliran air yang cukup deras dari kali diwilayah Cikerai.

“Kalau sungai dari Cikerai deras, kami sudah siaga. Kemarin itu sangat deras, ditambah cuaca ekstrem di wilayah daerah yang tinggi atau mancak,”tuturnya.

Warga komplek, ujar dia, saat itu sudah siaga di sepanjang turap apabila air masuk. Maka akan dilakukan penahanan sementara.

“Beberapa warga juga sudah mengunsi,namun ahamdullilah. Banjir cepat surut dan ada insiden sedikit tapi tidak ada korban jiwa. Kami berharap ada komunikasi yang terpadu dan terintegrasi dalam penanganan bencana banjir,”ungkapnya.

(Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR