CILEGON, (LC)- Hujan deras yang mengguyur kawasan Kelurahan Bendungan Kecamatan Cilegon dan sekitarnya membuat salah satu ruas jalan digenangi air.
Genangan air akibat hujan deras sekitar 30 menit,membuat jalan D.I Panjaitan langsung banjir sekitar 40 cm, Kamis, 5 Maret 2026.
Pantauan dilokasi,sejumlah kendaraan roda 2 yang terjebak langsung meminggirkan motornya. Sementara kendaraan roda 4 juga melaju dengan hati-hati agar air tidak menciprat ke salah satu gerobak pedagang yang berjualan dipinggir jalan tersebut.
Air yang menggenangi di jalan tersebut merupakan kumpulan dari arus air yang mengalir ke jalan-jalan dari berbagai arah. Disekitar jalan tersebut juga tidak ada drainase.
Pengendara roda 2, Romli, mengatakan, dirinya terjebak banjir ketika tengah menikmati santap buka puasa.
“Tadinya gerimis,maunicip masakan buka puasa diluar.Malah hujan terus gede, eh jadi banjir nich,” katanya sambil membetulkan letak motor.
Ia menuturkan, harusnya air yang ada di jalan D.I Panjaitan,tidak menggenangi. Apalagi kendaraan lalu lalang dan membuat cipratan air semakin tinggi.
“Kayaknya nggak ada pembuangan air disekitar sini. Di trotoar juga nggak ada lubang pembuangan air ke drainase,jadi air hujan tergenang. Padahal hujan hanya 30 menit saja,” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan oleh warga sekitar, Pendi. Menurutnya, tidak adanya pembuangan air di bawah trotoar membuat jalan tersebut banjir.
“Padahal hujan hanya sebentar sekitar 30 menit saja tapi deras. Jadi air langsung tergenang dan lumayan kalau untuk kendaraan roda 2. Itu juga harusnya di pasang rambu,” tuturnya.
Jalan di sekitar sini, ujar dia, agak menurun dan seolah membuat cekungan. Sehingga air hujan tidak bisa mengalir ke arah lain.
“Kalau melihat struktur jalan, disini paling bawah. Jadi air ngumpul disini,sebelah sana agak naik dan gak bisa. Salah satu solusinya bikin tembusan di trotoar sehingga air bisa mengalir,” ungkapnya.
(Anto-Red)***
