Kota Cilegon, (LC)- Cuaca ekstrem diwilayah Kota Cilegon yang terjadi, membuat sejumlah infrastruktur mengalami perusakan.
Salah satunya adalah Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon. Dimana, dilaporkan telah terjadi longsoran pinggir jalan dekat dengan tempat ibadah.
Oleh karena itu, Lurah Ciwedus, Suherman, memimpin langsung kegiatan gotong royong dalam rangka pemulihan pasca longsornya jalan yang dekat dengan tempat ibadah.
“Kegiatan ini melibatkan perangkat kelurahan, warga dan masyarakat setempat yang bersama-sama membersihkan dan memperbaiki lingkungan akibat cuaca ekstrem,”kata Suherman, Minggu, 4 Januari 2026.
Ia menuturkan, kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 08.00 pagi dengan agenda pembersihan tanah yang berceceran dan membuat kembali penahan tanah agar tidak terjadi longsor.
“Kami dari kelurahan menyiapkan alat berat, material seperti semen, batu dan lainnya. Dan alhamdullilah bersama warga kami melakukan gotong royong membuat penahan pondasi agar tidak longsor lagi,”ujar Suherman.
Baca juga :
Lurah Ciwedus Suherman, terjun langsung dalam kegiatan tersebut untuk memberikan contoh nyata kepada masyarakat akan pentingnya gotong royong.
“Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kelurahan Ciwrdus Kecamatan Cilegon. Dengan kebersamaan, kami yakin lingkungan akan semakin nyaman dan warga tetap kompak,”tuturnya.
Warga Kelurahan Ciwedus menyambut positif inisiatif Lurah Ciwedus tersebut. Salah seorang warga, Endjat, mengapresiasi keterlibatan langsung Lurah dalam kegiatan tersebut.
“Melihat Pak Lurah turun langsung dalam kegiatan ini membuat kami semakin termotivasi untuk ikut gotong-royong dalam memperbaiki longsoran ini,”tuturnya.
Gerakan gotong-royong yang dilakukan warga Ciwedus dan dipimpin oleh Lurahnya, sebagai bagian dari upaya menciptakan Kelurahan yang kompak dan solid.
Dengan semangat gotong royong yang terus dipupuk, diharapkan Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam menjaga semangat kesolidan dan mempererat kebersamaan antarwarga.
(Mang Jeo-Red)***
