CILEGON, (LC)-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon turut berpartisipasi dalam Pelatihan Operator Utama WASH (Water, Sanitation and Hygiene) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PMI Pusat di Pusdiklat PMI Jatinangor pada tanggal 19–24 April 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Fahmi Idris, yang dilakukan secara daring pada Senin (20/4/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 1 orang perwakilan dari PMI Kota Cilegon, Rohayu Efendi.
Para peserta merupakan hasil seleksi lanjutan setelah sebelumnya mengikuti pelatihan dasar secara daring pada tahun 2025.
Dalam sambutannya, perwakilan PMI Pusat menekankan pentingnya peran operator WASH dalam mendukung layanan kemanusiaan, khususnya dalam situasi bencana.
“WASH merupakan salah satu komponen penting dalam respon bencana, terutama dalam memastikan ketersediaan air bersih, sanitasi yang layak, serta mencegah potensi penyakit di pengungsian. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir operator-operator yang kompeten dan siap diterjunkan di lapangan,” ujar Fahmi Idris.
Sementara itu, perwakilan peserta dari PMI Kota Cilegon, Rohayu Efendi, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam pelatihan ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kami sebagai relawan, khususnya dalam bidang WASH. Harapannya, ilmu yang didapat dapat kami implementasikan dalam penanganan bencana di daerah, khususnya di Kota Cilegon,” ungkapnya.
Pelatihan Operator Utama WASH ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas relawan PMI dalam penyediaan air bersih, pengelolaan sanitasi, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat di situasi darurat.
Dengan keikutsertaan dalam pelatihan ini, PMI Kota Cilegon diharapkan semakin siap dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya dalam aspek kesehatan lingkungan dan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.
(Cahya-Red)***
