Wakil Wali Kota Cilegon Apresiasi Peran Guru dan Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Oleh: Langit Cilegon
120 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)-  Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menilai jika Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) telah berperan besar dalam memajukan pendidikan di Provinsi Banten, khususnya di Kota Cilegon.

Ia menegaskan bahwa perhatian serius pemerintah terhadap dunia pendidikan merupakan modal penting untuk melahirkan generasi yang unggul.

“Tentunya saya optimistis jika kualitas pendidikan kita akan semakin baik di masa mendatang,” ungkapnya usai membuka acaraTalkshow dan Showcase Pelatihan Pembelajaran Mendalam Batch 2 yang berlangsung di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Rabu 05 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Fajar juga mengatakan jika pelatihan dan peningkatan kompetensi guru merupakan langkah yang sangat tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Pelatihan guru merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak besar bagi kualitas pendidikan kita ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar juga menegaskan bahwa apa pun yang diajarkan guru kepada para siswanya merupakan bekal penting untuk kemajuan anak-anak di masa depan. Oleh karena itu, kata Fajar, guru memiliki tanggung jawab moral dan intelektual yang besar dalam membentuk karakter dan pengetahuan bagi generasi muda.

“Kita patut berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi dan pengabdianya dalam dunia pendidikan. Sebab, tanpa peran guru proses mencetak sumber daya manusia yang berkualitas tidak akan berjalan optimal,” tuturnya.

Tak lupa, Fajar juga berpesan kepada para guru untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berharap para pendidik dapat menjaga, membimbing, dan memastikan anak – anak tersebut mendapatkan pendidikan yang inklusif dan layak.

“Jika guru merasa lelah dalam menjalankan tugas dan memberikan pengajaran, ingatlah kembali momen-momen bahagia bersama para siswa. Dari situlah semangat itu akan kembali tumbuh,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten Yudi Herman menjelaskan bahwa program pembelajaran mendalam merupakan salah satu prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia menegaskan pembelajaran mendalam bukan kurikulum baru, melainkan pendekatan untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia.

“Pembelajaran mendalam ini merupakan program prioritas dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Ini bukan kurikulum, tetapi pendekatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih bermakna dan berdampak,” ungkapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR