Dindikbud Cilegon Gelar Sarasehan Budaya, Transformasi budaya Cilegon Menuju Kota Kreatif

Oleh: Langit Cilegon
11 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Sarasehan budaya adalah pertemuan atau forum diskusi yang diselenggarakan untuk mendengarkan pandangan, gagasan, dan prasaran dari para ahli, praktisi, atau tokoh masyarakat mengenai suatu masalah atau topik di bidang kebudayaan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heni Anita Susila disela-sela kegiatan Sarasehan Budaya, digedung kebudayaan Dindikbud Cilegon, Rabu, 21 Oktober 2026.

“Kita berkumpul disini untuk melakukan diskusi, gagasan atau ide untuk memajukan budaya yang ada di Kota Cilegon,” kata Heni.
Ia menuturkan, Dindikbud Cilegon, kembali mencoba mengangkat budaya melalui permainan tradisional beberapa waktu lalu. Dan digelar disalah satu supermarket Kota Cilegon.

” Kami kembali mencoba mengangkat permainan tradisional yang sangat digandrungi dulu sejak jaman kita kecil dulu. Hal itu dilakukan agar tradisi dolanan budaya tetap ada dan tidak lekang dimakan jaman,” ujarnya.

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon sekaligus anggota DPRD Cilegon, Ayatullah, mengatakan, sebelum melakukan kegiatan budaya, harus ada pondasi yang kuat terlebih dahulu. Sehingga dapat mendorong kepada instansi yang terkait.

“Kita akan coba lengkapi dan mendorong pada dewan kebudayaan Cilegon (DKC) aga dapat membantu para komunitas budaya. Alhamdulillah tahun ini Perda kita bisa diketok palu, sehingga bisa memaksimalkan anggaran. Kita juga bisa menjadi penyaring konten budaya yang bisa mewarisi konten budaya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo yang hadir mengatakan, sarasehan budaya bukan sekedar forum pertemuan atau diskusi,melainkan ruang untuk bertukar gagasan, menyatukan pemikiran dan merumuskan langkah nyata dalam memajukan kebudayaan Kota Cilegon.

“Kota Cilegon dikenal sebagai kota industry yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi. Namun dibalik kemajuan industrynya, Cilegon juga memiliki kekayaan budaya,tradisi,kesenian, nilai-nilai nilai kearifan lokal,serta identitas masyarakat yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ucapnya.

“Kita memiliki warisan budaya yang menjadi bagian penting dari jatidiri masyarakat Cilegon. Mulai dari tradisi pencak silat,seni pertunjukan,tradisi lisan,adat istiadat hingga berbagai ekspresi,komunitas budaya yang tumbuh dan berkembang ditengah masyarakatnya. Kekayaan budaya tersebut merupakan modal penting untuk membangun Cilegon yang tidak hanya maju secara industry dan ekonomi,tetapi juga kuat dalam ekonomi,tetapi juga kuat dalam karakter, identitas dan kreativitas,” sambungnya. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR