DKKC Gelar Rapat Kerja, Bahroni : Kita Tetapkan Arah Strategis Kebudayaan

Oleh: Langit Cilegon
174 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)– Untuk menyamakan visi dan arah kerja lembaga, Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC) menggelar Rapat Kerja (Raker) periode 2025–2028 di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu 23 Agustus 2025, lalu.

Ketua Pelaksana Rapat Kerja Dewan Kebudayaan Kota Cilegon Bahroni menyampaikan bahwa rapat kerja merupakan agenda rutin organisasi, selain itu agenda ini menjadi forum strategis bagi jajaran pengurus, tokoh budaya, komunitas seni, hingga mitra kebudayaan.

“Raker ini adalah tonggak awal bagi kita semua untuk menyatukan langkah. Kebudayaan harus hadir bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan. DKKC berkomitmen untuk menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan warisan budaya lokal agar tetap relevan di tengah arus zaman,” ujar Bahroni.

Ia menuturkan, Raker ini bertujuan untuk menetapkan arah strategis kebudayaan, selain itu juga menyusun visi, misi, dan program prioritas yang selaras dengan arah pembangunan Kota Cilegon, khususnya RPJMD di bidang kebudayaan.

“Raker ini juga untuk menguatkan Peran DKKC sebagai Mitra Pemerintah. Memastikan DKKC hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merancang, mengawal, dan melaksanakan kebijakan kebudayaan. Memperkuat jejaring dengan komunitas seni, media, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat luas agar dukungan terhadap kebudayaan lebih solid,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DKKC Ayatullah Khumaeni menambahkan, keberadaan lembaga kebudayaan bukan hanya sekadar simbol, tetapi harus mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat, bukan yang terpinggirkan. Melalui program kerja yang terarah, kita ingin membangun kebanggaan budaya Cilegon, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” tegasnya.

Rapat kerja ini , ujar dia, diharapkan mampu memperkuat pondasi kelembagaan sekaligus melahirkan inovasi-inovasi baru dalam memajukan kebudayaan.

“Budaya adalah identitas. Tanpa budaya, kita akan kehilangan jati diri. Karena itu, rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kebudayaan tetap menjadi ruh pembangunan Kota Cilegon,”ungkapnya. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR