Kota Cilegon, (LC)- Komitmen Pemerintah Kota Cilegon yang dipandang masih rendah dikritik oleh Himpunan Mahasiswa Islam Kota Cilegon.Dalam pengembangan sumber daya manusia,HMI menilai masih minim.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP) pada HMI Kota Cilegon, Madrais, bahkan menyebut komitmen Pemerintah Kota Cilegon terhadap pengembangan SDM Nol Besar.
“Karena Pemkot Cilegon lebih peduli menghadiri acara seremonial yang banyak menghabiskan anggaran tanpa ada output yang jelas bagi kesejahteraan masyarakat,”kata Madrais, Rabu, 26 Februari 2025.
Ia menuturkan, pihaknya memberikan nilai Nol untuk Pemkot Cilegon mengenai kepedulian terhadap pengembangan SDM di Kota Cilegon. Dan nilai 100 untuk seluruh kegiatan seremonial yang tidak jelas.
“Pemerintah tutup mata terhadap proses pengembangan SDM yang di inisiasi oleh organisasi mahasiswa, dan lembaga kemasyarakatan lainnya,” tuturnya,
Madrais berharap Pemkot Cilegon lebih terbuka terhadap organisasi mahasiswa, peluang kerjasama dan kolaborasi harus dibuka selebar-lebarnya dan memposisikan mahasiswa sama serta setara.
“Kita ingin pemerintah merangkul kita sebagai salah satu generasi yang akan menjadi penerus pembangunan di Kota ini,” tuturnya.
Dirinya berharap dengan adanya efisiensi yang diinstruksikan oleh presiden Prabowo tidak dijadikan alasan pemerintah untuk mengabaikan ide dan gagasan dari para mahasiswa.
“Yang harusnya diefisienkan adalah kegiatan seremonial dan rapat-rapat yang tidak jelas yang dilakukan di hotel hotel mewah yang banyak menghabiskan anggaran masyarakat,” ungkapnya. (Aditya-Red)***
