Kota Cilegon, (LC)- Pelaksanaan Musyawarah Kota ( Mukota ) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin Kota Cilegon) dipastikan mundur dari jadwal semula.
Jadwal Mukota seharusnya dilaksanakan pada Rabu 18 September 2024, namun ditunda atas Rekomendasi Polres Cilegon dengan pertimbangan keamanan.
Kepastian penundaan ini disampaikan Ketua Panitia Huluful Fahmi bersama Ketua Kadin Sahruji, Kasatintelkam Polres Cilegon Iptu Riswan Wijaya.
“Sedianya memang Mukota akan kita laksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Namun semalam kami menerima surat pemberitahuan dari Polres Cilegon perihal penundaan. Pada surat yang kami terima alasan penundaan karena faktor keamanan,”kata Huluful Fahmi, Selasa, 17 September 2024.
Ia menuturkan, setelah pihaknya menerima surat penundaan tersebut, kemudian berkoordinasi dengan Sahruji dan memberitahukan kepada kedua calon Ketua Kadin Cilegon yakni Abah Salim dan Andi Suhandi juga para peserta Mukota.
“Pada intinya baik panitia maupun calon dan para peserta menyatakan sepakat atas keputusan penundaan oleh Polres Cilegon. Kami memaklumi atas pertimbangan keamanan dengan penundaan Mukota ini,”ujarnya.
Ia menambahkan, atas penundaan tersebut, pihaknya juga sudah menetapkan sebanyak 2 calon ketua dan 1592 calon peserta Mukota Kadin.
“Ini sudah kami tutup, namun apabila ada tambahan, maka kami akan koordinasi dengan berbagai pihak panitia,”tuturnya.
Sementara Ketua Kadin Cilegon Sahruji menegaskan bahwa ia sangat memaklumi keputusan Polres Cilegon yang mengeluarkan surat rekomendasi penundaan Mukota.
Bahkan ia mewanti- wanti agar panitia Mukota tidak terpengaruh jika ada pihak yang tetap menginginkan pelaksanaan Mukota dilaksanakan pada jadwal 19 September mendatang.
“Saya juga berpesan agar para panitia untuk tetap teguh mengamankan surat rekomendasi penundaan dari Polres Cilegon,”ucap Sahruji.
“Saya meminta untuk para panitia agar netral dan jangan terjebak menjadi bagian dari tim sukses para calon ketua. Hal ini perlu saya tegaskan untuk menghindari hal- hal yang tidak kita inginkan,”sambung Sahruji.
Sementara itu Kasatintelkam Polres Cilegon Iptu Riswandi Wijaya menjelaskan bahwa penundaan pelaksanaan Mukota Kadin Cilegon dengan sejumlah pertimbangan dan analisa yakni karena bersamaan dengan tahapan Pilkada serta adanya keterbatasan personel.
“ Jika nantinya akhirnya muncul opsi lain, maka kami panitia akan memungkinkan untuk menyelenggarakan Mukota,”ungkapnya. (Anto-Red)***
