SDI Al Khairiyah Gelar Gebyar P5 Dan Market Day, Ini Tujuannya

Oleh: Langit Cilegon
383 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- SD Islam Al-Khairiyah, yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Khairiyah Jombang Mandiri (YAKJM), sukses menyelenggarakan acara Gebyar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Market Day Kamis, 14 November 2024.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter dan keterampilan siswa melalui program yang berfokus pada kearifan lokal dan nilai kebersamaan. Tema semester ini adalah kewirausahaan berbasis kearifan lokal, para siswa belajar memproduksi makanan dari singkong.

Ketua Pelaksana kegiatan Nana Supriatna, menjelaskan bahwa acara ini adalah bagian dari implementasi kurikulum merdeka, yang sudah diterapkan dari kelas 1 hingga kelas 6.

Selain Market Day, lanjut Nana, Gebyar Seni juga menjadi bagian penting dari acara ini, menampilkan bakat dan kreativitas siswa dalam berbagai bidang seni.

“Ini menjadi bukti nyata dari pelaksanaan P5 yang menggabungkan bidang akademik dan pengembangan keterampilan. Setiap semester, kami menyelenggarakan program P5 sebagai hasil dari proses pembelajaran siswa, yang kemudian diwujudkan dalam karya inovatif,” kata Nana.

Ia menuturkan, Market Day yang diselenggarakan memperlihatkan hasil karya siswa dalam bentuk 14 stand jajanan.

Siswa terlibat dalam seluruh proses produksi, mulai dari promosi hingga penjualan, sebagai bentuk pembelajaran praktis.

“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan hasil belajar siswa sebagai bagian dari program P5, dan mengasah keterampilan mereka dalam kewirausahaan,” ujarnya.

Kepala SD Islam Al-Khairiyah Jombang, Nur Irwantoro, mengungkapkan, bahwa pihaknya berupaya meningkatan kualitas yang terus dilakukan sekolah yang sudah berdiri selama 54 tahun ini.

“Sebagai salah satu sekolah swasta tertua di Cilegon, kami mendapatkan pembinaan dari pemerintah dan yayasan untuk meningkatkan daya saing, kinerja, serta kebersamaan. Kemitraan dengan orang tua, komite sekolah, dinas, dan masyarakat juga semakin kuat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sekolah berfokus pada pembentukan karakter Islami sebagai ciri khas. Selain itu, mengintegrasikan nilai-nilai lokal untuk memperkuat identitas siswa sebagai bagian dari masyarakat Cilegon.

“Pembiasaan islami sudah menjadi rutinitas harian, sehingga nilai ibadah bukan sekadar pengetahuan tetapi telah menjadi praktik nyata,” ucapnya.

Nur Irwantoro berharap kegiatan ini dapat menambah kepercayaan masyarakat terhadap SD Islam Al-Khairiyah dan menarik minat lebih banyak siswa di masa mendatang.

Sementara itu, Mira Amirah Pengawas Sekolah SD Kecamatan Jombang, memberikan apresiasi atas perubahan signifikan yang terjadi di SD Islam Al-Khairiyah, baik dari sisi sarana-prasarana maupun pembelajaran.

“Saya melihat banyak perubahan, terutama dari segi sarpras dan cara pembelajaran. Ini berkembang dengan pesat,” ujar Mira.

Menurut Mira, proyek P5 ini penting dalam penguatan karakter siswa, melampaui sekadar nilai akademis. Jadi, sangat bagus untuk dilakukan secara rutin.

“Gebyar P5 ini merupakan puncak dari proses pembelajaran lintas dimensi selama kurang lebih enam bulan, di mana anak-anak belajar langsung melalui praktik,” ungkapnya. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR