CILEGON, (LC)- Suara sirine dari mobil ambulance meraung kencang memasuki komplek perumahan KPN Ciceri, Serang, Jumat, 28 Agustus 2026.
Beberapa warga nampak sibuk mempersiapkan untuk menyambut kedatangan jenazah sang mantan birokrat yang bertugas di Kota Cilegon, yakni, H. Abdul Hakim Lubis.
H. Abdul Hakim Lubis dikabarkan wafat di RSUD Banten sekitar pukul 13.20 wib, akibat sakit yang diderita.
Sekitar pukul 14.30 wib, berdasarkan pantauan dilokasi rumah duka. Terlihat sejumlah beberapa pejabat datang untuk takziah.
Mereka diantaranya adalah, mantan Sekda Banten, Ranta Soeharta, Ketua PMI Banten Hj. Ratu Tatu Chasanah, anggota DPRD Banten dari fraksi Gerindra, Hasbi Sidik, Anggota DPRD Banten dari fraksi Demokrat, Eko.
Tak lupa, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, PJ Sekda Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra.
Komisaris PT PCM, Rapih Herdiansyah, Keluarga besar alm. H. Aat Syafaat yang diwakili oleh Hj. Sumarliyah beserta mantan Wakil Walikota Cilegon, Hj. Ati Marliati.
Para pejabat eselon II, baik yang masih berdinas maupun yang sudah purna bhakti, pengurus PMI Cilegon beserta jajaran nampak terlihat dirumah duka.
Mewakili keluarga, Septo Kalnadi, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya H. Abdul Hakim Lubis. Mengingat semasa hidup sebagai birokrat, almarhum selalu ngemong kepada anak didiknya.
“Dari tahun 1999, almarhum dan saya bekerjasama untuk membangun dan tata kelola pemerintahan. Beliau selalu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kami diajarkan, diberikan pemahaman sampai kami memahami tupoksi. Jujur kami merasa kehilangan figur beliau,” tuturnya penuh haru.
Informasi yang berhasil dihimpun, meski sudah purna tugas sebagai Sekda Cilegon. Abdul Hakim Lubis juga pernah dipercaya sebagai tim ponsel untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon II maupun sebagai tim Ponsel Sekda Cilegon.
(Anto-Red)***
