SERANG, (LC)- Status tanggap darurat yang dikeluarkan oleh Pemkab Serang pada saat terjadi bencana banjir kini di perpanjang.
Hal itu dikatakan oleh Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana saat menerima bantuan dari PHRI Kabupaten Serang di pendopo, Selasa, 3 Februari 2026.
“Kondisi cuaca dari BMKG membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Serang masih dilanda banjir.oleh karena itu,kami meminta kepada Ibu Bupati agar tanggap darurat di perpanjang,” kata Zaldi Dhuhana.
Ia menuturkan pihaknya bersama Dinsos, PUPR, Perkim melakukan assesmen terhadap tanggap darurat. Dimana hasil assesmen tersebut dilanjutkan .
“Ada 28 Kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Serang. Dan hanya 1 yang tidak terdampak yakni Puloampel. Sementara yang lain saat ini kami masih menerima laporan terdampak banjir,” ujarnya.
Dengan adanya perpanjangan status tanggap darurat,pihaknya menerima bantuan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Kemensos yang menyiapkan dapur umum.
“Bantuan yang kami dapatkan dari Kemensos berupa peralatan dan tenaga dapur umum di 3 Kecamatan, khususnya daerah timur yang berbatasan dengan Tangerang. Yakni Binuang, Carenang dan Tanara,” tuturnya.
Meski dapat bantuan dari Kemensos berupa peralatan dapur umum, ujar dia. Pihaknya membutuhkan bahan-bahan sembako guna menunjang penyaluran bantuan.
“Alhamdulillah,pada hari ini kami menerima bantuan bahan makanan dari PHRI Kabupaten Serang. Artinya pengungsi yang berada di 3 Kecamatan itu 1650 orang yang tentunya dalam sehari petugas dapur umum memasak 2 kali dalam sehari. Dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi para pengungsi,” tuturnya
Bufferstok khususnya beras yang ada di Pemkab Serang, ucapndia,masih di angka 400 ton. Dan nantinya akan dikeluarkan secara bertahap.
“Sementara untuk dana tak terduga kami sudah menganggarkan Rp 3,1 milyar. Dan terpakai Rp 2,5 milyar untuk infrastruktur ernrmalisasi kali dan pembuatan tanggul. Dan BPBD untuk pembelian perahu karet, mesin pompa dan Dinsos Rp 500 juta. Dan relawan sudah terpusatkan di lokasi bencana untuk membantu pengungsian,” ucapnya.
Ketua PHRI Kabupaten Serang,Yurlela Rahman, mengatakan, pihaknya memberikan bantuan tahap 1 dari 8 hotel untuk membantuk tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Serang.
“Tahap 1 ini ada 8 hotel yang melakukan gotong royong memberikan bantuan berupa sembako,mie instan dan lainnya. Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.
