Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Oleh: Langit Cilegon
5 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan jika Pemerintah Kota Cilegon akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh serta menjaga iklim investasi yang kondusif di Kota Cilegon.

Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional tingkat Kota Cilegon yang berlangsung di Pusdiklat Krakatau Steel, Senin 04 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar juga mengungkapkan bahwa pihaknya berencana akan menyelenggarakan peringatan Hari Buruh yang lebih meriah pada tahun mendatang sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja.

“Kami siap bekerja sama, siap mengakomodir kebutuhan buruh, dan juga membuka ruang komunikasi dengan industri agar semuanya bisa berjalan baik. Insyaallah tahun depan kita akan buat lebih meriah acara Hari Buruhnya,”katanya.

Robinsar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, buruh  dan pelaku industri dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah.

“Buruh itu bukan hanya pekerja saja, tetapi buruh kami maknai sebagai roda pemutar perekonomian. Tanpa buruh, aktivitas produksi pabrik tidak akan berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon Sri Widayati mengatakan jika tahun ini peringatan May Day di Kota Cilegon menunjukkan perkembangan positif dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan jika terjadi perubahan paradigma dalam peringatan Hari Buruh, yang kini lebih mengedepankan kegiatan konstruktif dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Pelaksanaan May Day di Kota Cilegon tahun ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Kegiatan tidak lagi didominasi oleh pengerahan massa di jalan raya, namun beralih kepada kegiatan yang lebih konstruktif dan bermanfaat,” tuturnya.

Dikatakan Sri, eskalasi unjuk rasa juga mengalami penurunan signifikan yang ditandai dengan tidak adanya blokade jalan maupun gangguan terhadap fasilitas umum.

Ia mengatakan bahwa pendekatan kini dikedepankan melalui musyawarah dan dialog, seperti audiensi formal, forum diskusi, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kondisi yang kondusif ini merupakan hasil dari komunikasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Cilegon, aparat penegak hukum, pengusaha, dan buruh. Saya harap kondisi ini terus dijaga dan diperkuat, sehingga Kota Cilegon dapat terus tumbuh sebagai kawasan industri yang harmonis, produktif, dan ramah investasi,”ucapnya.

Di kesempatan yang sama, perwakilan Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSKEP), Rudi Syahrudin menghimbau agar perusahaan dapat lebih bijak dalam menyikapi persoalan ketenagakerjaan.

Khususnya, ujar dia, yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya persoalan ketenagakerjaan, termasuk potensi PHK, seharusnya dapat diselesaikan melalui musyawarah untuk mencapai solusi terbaik.

“Untuk buruh, tetap semangat. Mudah-mudahan di tengah globalisasi ini, PHK bisa dihindari, khususnya di Kota Cilegon dan untuk perusahaan saya minta agar pakai nurani dalam menyikapi masalah perburuhan,”imbuhnya.

“Ingat, para pekerja ini punya keluarga dan anak yang harus dibiayai. Jangan hanya mengedepankan ego dengan terus melakukan PHK semua persoalan bisa diselesaikan melalui musyawarah, pasti ada jalan keluar,” ungkapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR