Pemkot Harus Cepat Lakukan Tanggap Bencana, Ahmad Aflahul Aziz : Siapkan Sarpras Memadai

Oleh: Langit Cilegon
443 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Akibat cuaca ekstrem selama 4 hari berturut-turut dan menyebabkan bencana seperti pohon tumbang, tanah longsor dan rumah roboh. Membuat anggota DPRD Cilegon angkat bicara.

Adalah Sekretaris Fraksi Gerindra Ahmad Aflahul Aziz, meminta kepada Pemkot Cilegon guna tanggap dalam kebencanaan.

“Selama ini kami melihat, Pemkot Cilegon dalam penanganan bencana masih belum bekerja maksimal. Semestinya dapat tanggap terhadap bencana,”kata Ahmad Aflahul Aziz, Kamis, 5 Desember 2024, melalui pesan whatsapp.

Ia menuturkan, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) telah memberikan himbauan akan terjadi cuaca buruk yang diprediksi akan berakhir pada 2025 nanti. Oleh karena itu, dirinya meminta agar Pemkot Cilegon dapat mengerahkan sumber daya.

“Kalau sosialisasi, maksimalkan. Bisa kerjasama dengan pihak manapun, jangan hanya membuat himbauan lalu sudah. Manfaatkan komunitas atau melalui pengeras suara , DKM juga bisa diberdayakan hingga secara menyeluruh secara maksimal,”ujarnya.

Pemkot Cilegon, ujar dia, dinilai masih gagap dan kurang kreatif dalam penanganan bencana. Semestinya mereka tanggap dengan bencana yang terjadi di Cilegon.

“Kalau melihat sumber daya, banyak relawan-relawan. Artinya ada sebuah command center yang harus dibutuhkan. Dimana isinya adalah kumpulan dari mereka yang sudah dilatih dalam menghadapi kebencanaan. Misalnya, Tagana, Pramuka Peduli, PMI dan relawan lainnya,”tuturnya.

Politisi Partai Gerindra Cilegon dari dapil Citangkil-Ciwandan tersebut mendesak agar dinas terkait mesti sigap dalam menghadapi bencana.

“Mulai dari penanganan kerusakan infrastruktur, menampung pengungsi apabila ada, hingga menghadapi pemulihan para korban. Penanggulangan bencana juga harus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif pentahelix,”ucapnya.

Ia menambahkan, Pemkot Cilegon, melalui BPBD harus membuat terobosan dalam antisipasi kebencanaan. Oleh karena itu ia meminta agar sarana dan pra sarana disiapkan.

“Misalnya, menggelar rakor dengan beberapa instansi. Dinsos, Dinkes, Dindikbud serta beberapa relawan lainnya. Dinsos terkait dengan Dapur Umum, Dinkes dengan obat-obatan dan Dindikbud, apabila diperlukan gedung sekolah untuk pengungsian,”ungkapnya.

Seperti diketahui, curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini mesti diwaspadai oleh warga. Hal itu karena bencana alam seperti pohon tumbang bisa terjadi di jalan maupun menimpa permukiman.

Berikut data sejumlah bencana akibat cuaca ekstrem di Kota Cilegon.

Pohon tumbang yang sempat menutup sebagian akses jalan utama di Jalan Raya Anyer Buah Kopek, Samangraya, RT 001/001, Kecamatan Citangkil, Senin 2 Desember 2024.

Pohon tumbang yang sempat menutup sebagian akses jalan KH Yasin Beji, Lingkungan Kubang Lampung, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga di Lingkungan Tegal Tong, RT 004/005, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang sempat menutupi  jalan akses tol Cilegon Timur, Nomor 02, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa sebuah kabel dan sebuah rumah warga di Saksak Lurah, RT 15/05, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Selasa 03 Desember 2024.

Pohon tumbang yang menimpa sebuah warung dan sempat menutup akses jalan utama di Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan/Kecamatan Citangkil, Rabu 04 Desember 2024. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR