Kota Cilegon, (LC)- Ribuan tenaga pendidik mulai dari tingkat TK, SD serta SMP berbaur menjadi satu di alun-alun Kota Cilegon.
Dimana, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Cilegon menggelar puncak HUT Guru dan PGRI ke 79. Dengan tema peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN tahun 2024 yakni, “Guru Bermutu Indonesia Maju”.
“Kegiatan ini bukan sekedar seremonial untuk memperingati HUT PGRI dan HGN tahun 2024. Lebih dari itu, inilah wadah dan momentum untuk menjalin silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan antar keluarga besar PGRI di Kota Cilegon,”kata Kepala Dindikbud Heni Anita Susila.
Ia menuturkan, melalui peringatan HUT PGRI ke-79 dan HGN 2024, dia berharap memberikan dampak positif terhadap kemajuan sektor pendidikan di Kota Cilegon agar lebih maju dan berkembang dimasa mendatang.
“Dindikbud Kota Cilegon berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan yang diselenggarakan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional,”ujarnya.
Selain itu, Heni juga menyampaikan harapan para guru terkait peningkatan kesejahteraan di samping pelatihan kompetensi.
“Saat ini, Kota Cilegon memiliki sekitar 4.000 guru, termasuk PNS, PPPK, dan honorer, di luar guru SMA, MA, dan MI. Meski demikian, para guru telah mendapatkan tunjangan tambahan penghasilan yang belum diterima di beberapa kota lain,”tuturnya.
Terkait pembangunan fasilitas pendidikan, ujar dia, tahun ini dilakukan pembangunan tiga ruang kelas, ruang guru, dan toilet di SMP 14 dan SMP 15. Pembangunan ini ditargetkan selesai akhir Desember 2024.
“Pada 2025, pembangunan akan berlanjut untuk memenuhi kekurangan ruang kelas, termasuk di SMP 14 yang membutuhkan 12 rombongan belajar dan SMP 15 yang membutuhkan lima rombongan belajar,”ucapnya.
Anggaran tahun ini untuk setiap sekolah diperkirakan sebesar Rp2,5 miliar, yang akan digunakan untuk membangun ruang kelas, ruang guru, pagar, serta pengembangan lainnya.
“Tidak ada pemotongan anggaran untuk prioritas pembangunan sekolah ini. Dengan pembangunan bertahap ini, diharapkan sarana dan prasarana pendidikan di Cilegon semakin memadai untuk menunjang kualitas pembelajaran,”ungkapnya. (Anto-Red)***
