Tangerang, (LC)- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten melalui UPTD Latihan Kerja (Latker) kembali mengadakan Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi (PBUK) berupa pelatihan make-up dasar.
Kali ini pelatihan digelar di SDIT Cordova 5 Sepatan Kabupaten Tangerang Selasa 24 Juni 2025. Kepala UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten Mohamad Bayuni didampingi Kasubag TU UPTD Latker Astriyan Rawita menjelaskan pelatihan make-up dasar ini bisa menjadi enterpreuner baru.
“Masyarakat mendaparkan skill make up dasar ini. Harapannya lahir enterprenuer baru di khusunya bidang maka-up ini. Make up dasar merupakan skill yang dibutuhkan masyarakat sehingga menjadi peluang usaha,”kata Mohamad Bayuni.
Ia menuturkan,PBUK MakeUp Dasar menjadi salah satu dari 8 program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yakni Banten Ramah. Dimana program ini mendekatkan layanan kepada masyarakat dan mempunyai potensi.
“Wisuda kan sekarang tidak hanya diperguruan tinggi saja. Tetapi sejak TK. Belum acara-acara lain seperti hajatan dan sebagainya. Jadi peluang usahanya sangat terbuka luas,” katanya.
Ia berharap melalui pelatihan make-up dasar ini bisa mengurangi tingkat pengangguran di Banten. Oleh karena itu pihaknya akan memaksimalkan peserta yang dalam setiap pelatihan 16 orang pada 8 kabupaten/kota.
“Kegiatan pelatihan ini berdasarkan apsirasi masyarakat yang masuk ke kami dan Komisi V DPRD Banten. Pelatihan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, peserta mendapat sepangkat alat make-up lengkap sehingga setelah pelatihan ini sudah bisa mempraktekkan langsung,” ucapnya.
Kasubag TU UPTD Latker Astriyan Rawita , menyatakan, peserta juga disarankan untuk menjalin komunikasi dengan instruktur.
“Disarankan untuk terus komunikasi karena instruktur punya jaringan relasi usaha. Karena hal itu memudahkan untuk bisa memulai usaha,” katanya.
Instruktur PBUK Pelatihan Make-up Dasar Ani Lestari, menjelaskan pihaknya memberikan materi dan tips mengenai make-up dasar daru pembersihan wajah sampai selesai.
“Bagi mereka yang belum paham di make-up kita kasih tipsnya,” tuturnya.
Berdasarkan pengamatan, kata Ani, ada beberapa peserta yang punya potensi ada juga yang masih awam. Oleh karena itu, pihaknya terus mensupport.
“Peserta yang punya potensi yang memiliki bakat sudah kelihat. Yang baru tahu make-up kita bimbing, sampai mempunyai keahlian,” tuturnya.
Ia berharap ilmu-ilmu yang diajarkan ke peserta bisa dipahami dan bermanfaat sehingga menjadi bekal untuk membuka usaha di bidang permake-upan.
Seorang peserta Anita Maulana merasa bersyukur bisa mengikuti pelatihan make=up dasar ini. “
“Kami sampaikan terimakasih kepada Disnakertrans Provinsi Banten atas kesempatannya mengikuti pelatihan ini. Semoga bisa bermanfaat untuk sendiri atau untuk orang lain dan bisa menggeluti Makeup Artist (MUA),” ucapnya.(Adv)***
