Ratusan Warga Banten Ikuti Pelatihan Kejuruan, Andra Soni : Tindak Lanjuti SDM Yang Mau Bekerja Di LN

Oleh: Langit Cilegon
196 views
A+A-
Reset

Tangerang, (LC)- Sebanyak 208 warga Banten mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang 2 di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten Jl. Kencana I No. 20, Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin (7/7/2025).

Kepala UPTD Latihan Kerja Muhammad Bayuni mengatakan, pelatihan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis disnaker terwujudnya tenaga kerja yang berkualitas.

“Pelatihan ini diikuti oleh 208 orang. Para peserta akan mendapatkan sertifikat internal dan sertifikat BNSP,” katanya.

Ia menuturkan, pelatihan meliputi kejuruan operator bubut dan mesin frais, autocad manufaktur, otomasi industri, instalasi tenaga, juru las 1 GMAW, juru las 1 SMAW A. Juga juru las 1 SMAW B, menjahit, kecantikan kulit, TIK program advance office operator, TIK animasi, autocad gambar bangunan, serta teknik sepeda motor.

“Tujuannya, tentu jelas meningkatkan daya saing pekerja atau sumber daya manusia (SDM) Provinsi Banten,”ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan, pelatihan kerja berbasis kompetensi dirancang untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan sikap kerja seseorang sesuai dengan standar kompetensi tertentu yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

“Materi pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan riil industri dan dunia kerja. Fokus pada pencapaian kemampuan kerja tertentu, bukan hanya proses belajar,” tuturnya.

Pelatihan berdasarkan klister, ujar dia, diharapkan dapat meningkatkan daya saing pekerja, memenuhi kebutuhan SDM sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, menyiapkan pekerja agar siap kerja dan mampu bersaing secara profesional, serta mendorong tercapainya link and match antara pelatihan dan lapangan kerja.

“Kita ingin, semua warga negara mendapatkan kesempatan dan hak yang sama. Di sini pemerintah hadir. Kepada para peserta pelatihan untuk mengikuti dengan seksama. Jangan hanya mengejar ijazah atau sertifikat,”ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya juga menginstruksikan UPTD Pelatihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten terus berinovasi. Agar dapat ,elahirkan tenaga kerja yang unggul, handal, dan berkompetensi kerja. Karena, saat ini Pemprov Banten bekerjasama dengan Pemerintah Pusat terkait dengan besarnya permintaan tenaga kerja terampil beberapa negara khususnya Jepang.

“Untuk itu, saya meminta kepada Disnakertrans agar betul – betul merancang dan menyiapkan UPTD selalu ramai pelatihan. Dan kita harus menindaklanjuti dengan SDM yang punya minat bekerja di luar negeri,”ungkapnya. (Adv)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR