Kota Cilegon, (LC)- Selama sepekan keberadaan Sekda Cilegon, Maman Mauludin terkesan menghilang dari berbagai kegiatan.
Menghilangnya Sekda Cilegon, Maman Mauludin menimbulkan spekulasi terhadap pemerintahan Kota Cilegon yang tidak harmonis.
Orang nomor 1 (satu) dikalangan birokrat tersebut, tidak hadir diberbagai momen penting Pemerintah Kota Cilegon.
Informasi yang berhasil dihimpun, Maman Mauludin tidak hadir dalam kegiatan Assesment seluruh pejabat Eselon II yang digelar oleh Pemkot Cilegon.
Kemudian pada saat kegiatan rutin tahunan yakni lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2025. Dimana Kecamatan Gerogol menjadi tuan rumah. Saat opening dan closing MTQ, dirinya tidak hadir, padahal ia menjabat sebagai ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran.
Yang terbaru, adalah, ketidakhadiran Sekda Cilegon sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cilegon. Sehingga rapat gabungan antara eksekutif dan legislative terkait anggaran perubahan ditahun 2025, batal digelar.
Sementara itu Walikota Cilegon, Robinsar ketika dikonfirmasi mengatakan, ketidakhadiran Sekda Cilegon Maman Mauludin diberbagai acara karena ada kepentingan.
“Pak Sekda dinas luar, tadi ke Jakarta. Saya disposisikan beliau untuk menhadiri rapat di Kemendagri perihal sampah dengan Pak Mentri, karena hari ini banyak agenda di Pemkot Cilegon,”kata Robinsar, usai menghadiri pelantikan gerakan pramuka Kwarcab Kota Cilegon, Selasa, 30 September 2025.
Ia menambahkan, kalau ada ketidakhadiran Pak Sekda pada acara atau momen tertentu, karena kebetulan saja dan komunikasi masih tetap terjaga.
“Kata siapa gak komunikasi, nggak ah. Kami baik-baik saja, kebetulan beliau tidak hadir dan ijin . Kami komunikasi terus, nggak ada apa-apa, serius nggak ada apa-apa,”tuturnya. (Anto-Red)***
