3 Kandidat Resmi Calon Ketua DPC PKB Cilegon, Pengamat Politik Jagokan Ini

Oleh: Langit Cilegon
40 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Panitia penyelenggara penjaringan calon Ketua Tanfidziyah secara resmi menetapkan 3 kandidat calon ketua DPC PKB Cilegon.

Ketiga calon tersebut adalah, Isro Miraj mantan calon Wali Kota Cilegon dan mantan ketua DPRD Cilegon periode 2019-2024, Ari Muhamad anggota DPRD Cilegon dari PKB dan Deden Rusmanto Sekum DPC PKB Cilegon periode 2022-2026.

Ketiga kandidat tersebut diplenokan oleh panitia penyelenggara melalui sidang pleno secara marathon sampai dengan pukul 19.00 wib.

Ketua penjaringan pelaksana Ketua DPC PKB Cilegon, Triasundoro, mengatakan, 3 nama ditetapkan setelah melakukan pleno.

“Setelah sidang pleno, tim menetapkan 3 nama bakal calon Ketua DPC PKB Cilegon berdasarkan SK DPW Provinsi Banten No.93/DPW-25/01/III/2026,”katanya.

Koordinator Akademi Pemilu dan Demokrasi Kota Cilegon, Irfan Alfi menilai, Muscab yang digelar oleh DPC PKB Kota Cilegon merupakan salah satu pemanasan mesin partai.

“Meski ada partai lain yang melakukan pemilihan ketua, DPC PKB Kota Cilegon menarik untuk diikuti. Apalagi ada 3 (tiga) kandidat yang bagus-bagus dalam pemilihan ketua tersebut,”ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia menuturkan, PKB adalah partai religious, sehingga dalam pelaksanaan Muscab juga dihadiri oleh para kyai dan ulama.

“Karena, mereka ingin dalam melaksanakan amanat partai sesuai apa yang dicta-citakan para pendahulunya,” tuturnya.

Terkait ketiga kandidat, ujar mantan Ketua KPU Cilegon, ia meyakini semuanya berpotensi. Apalagi ketiganya punya jabatan yang cukup mentereng sebelumnya.

“Ada Kang Isro Miraj, Kang Ari Muhamad, Kang Deden Rusmanto. Mereka adalah orang yang terpilih dari ribuan kader PKB. Dan tentu saja PKB punya aturan serta mekanisme tersendiri untuk mencari ketua PKB Kota Cilegon,”ucapnya.

Menjadi seorang ketua, ujar dia, dalam pesta demokrasi, tidak cukup dalam sosok public figur. Namun harus dibekali pandai dalam berkomunikasi baik politik maupun lainnya.

“Jadi calon ketua itu harus punya ilmu secara manajerial dan juga mampu melakukan komunikasi ke akar rumput. Karena target ke depan usai Muscab adalah menaikan kursi pada Pileg dan juga Pilkada 2029 tentunya,”ungkapnya.

(Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR