Angka Kecelakaan Kerja Di Banten Masih Tinggi, Kadisnakertrans Septo Kalnadi Ungkap Penyebabnya

Oleh: Langit Cilegon
140 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Angka kecelakaan kerja di Provinsi Banten masih sangat tinggi. Salah satu faktor penyebabnya yang dominan adalah human error.

Hal itu dikatakan oleh Kadisnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi saat bersama Gubernur Banten Andra Soni menghadiri acara aple bulan K3 Nasional di stadion KS, Selasa, 10 Februari 2026.

“Ada sekitar 9.280 lebih angka kecelakaan kerja di Banten pada tahun 2025 dan angka itu masih tinggi. Faktornya yang mendominasi adalah human error. Karena banyak yang mengabaikan alat pelindung diri (APD), ” kata Septo Kalnadi.

Ia menuturkan, dari jumlah tersebut ada 8 yang fatality. Yang artinya kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. Bulan K3 ini, dimulai 12 Januari sampai 13 Februari setiap tahunnya dan sudah berlangsung 45 tahun.

“Kenapa Bulan K3 terus dibudayakan, agar menjadi nilai nilai keselamatan sesuai dengan SOP yang melekat pada perusahaan- perusahaan dalam hal keamanan. Karena pekerja itu biasanya menggunakan alat keamanan, meski ribet harus wajib, karena itu bagian dari SOP, ” ujarnya.

Ia melanjutkan, salah satu contoh insiden di Kota Cilegon yakni PT. Vopak. Dimana pegawai tersebut membersihkan saluran zat tertentu. Kemudian timbul reaksi uap keluar akhirnya warga sekitar yang terkena.

“Padahal kalau dilihat dari SOP, mereka sudah sesuai dengan SOP. Cuman mungkin ada hal tertenrunseperri kondisi angin yang mempengaruhi. Dan kesehatan keselamatan kerja itu bagi perusahaan penting untuk meningkatkan produktivitas, ” tuturnya.

Ia menambahkan, slaah satu perusahan di Banten yang mengalami kecelakaan kerja bakal dikenakan sanksi. Diantaranya mulai dari pimpinan sampai pekerja tidak mendapatkan bonus produksi.

” Guna menekan angka kecelakaan kerja yang tinggi, kami terus melakukan sosialisasi dan bukan hanya Disnakertrans juga dari BPJS. Karena ini juga terkait dengan klaim yang melalui iuran BPJS ketenagakerjaan, ” ucapnya.

Sementara itu Gubernur Banten, Andra Soni menyatakan, sesuai dengan sambutan Mentri Tenaga Kerja, pihaknya mewanti-wanti kepada perusahaan agar dapat memberikan keselamatan kerja kepada para pegawainya.

“K3 ini sangat penting bukan saja bagi pekerja juga penting untuk keberlanjutan bisnis industry tersebut. Dan bagi sebuah negara yang ingin maju industrynya, K3 merupakan sebuah persyaratan, ” ungkapnya.

(Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR