CILEGON, (LC)- Pegawai Aparatur Sipil Negeri (ASN) di Pemkot Cilegon mulai resah. Dimana beredar kabar jika Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pemkot Cilegon terancam tidak bisa cair, bahkan tidak bisa dibayarkan.
Sejumlah pegawai dilingkungan Pemkot Cilegon pun mulai khawatir jika hal itu benar-benar terjadi. Apalagi informasi jika TPP tidak dibayarkan, maka kegiatan dinas tidak jalan.
Sejumlah pegawai pun mulai mengeluhkan kondisi TPP yang belum cair tersebut. Salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku membutuhkan TPP untuk segera cair.
“Enggak tahu kang. Saya juga bingung, kenapa TPP sekarang lambat cairnya. Apalagi ada keterkaitan dengan efesiansi. Mungkin tengah berproses,” katanya yang meminta Namanya tidak disebutkan, Selasa, 14 Juli 2026.
Hal yang sama dikatakan oleh ASN lainnya. Ia mengaku belum tahu apakah TPP sudah cair atau belum. Namun, Ketika dikonfirmasi ia menjawab belum masuk ke rekening.
“Belum masuk rekening untuk TPP. Tapi saya tidak tahu ada apa, biasanya sih paling lambat minggu kedua udah masuk,” ujarnya yang juga meminta Namanya dirahasiakan.
Terpisah, Sekretaris BPKPAD, Ari Nurmastiana, menyatakan, hari ini memang belum bisa cair. Namun, besok kemungkinan TPP sudah bisa cair dan masuk ke rekening ASN.
“Sekarang belum bisa cair, karena tim di perbendaharaan tengah melakukan proses. Para OPD sudah menyerahkan SPJ TPP dan diproses sama teman-teman,” tuturnya melalui WhatsApp.
Disinggung mengenai besaran seluruh TPP ASN Pemkot Cilegon yang akan dibayarkan pada bulan Juli ini, mantan Sekretaris Disperindag tersebut menjawab sekitar Rp 29 Milyar.
“Sekitar Rp 29 milyar lebih. Pencairan TPP pada bulan Juli ini sebetulnya tidak mundur, karena kami mendahulukan honor guru madrasah, RT dan RW, P3K Paruh Waktu termasuk dengan BPJS,”ungkapnya.
(Mang Jeo-Red)***
