DPRD Cilegon Kritik Keras PT.Vopak Usai Keluarkan Asap Beberapa Waktu Lalu Karena Ini

Oleh: Langit Cilegon
115 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- DPRD Kota Cilegon menilai PT Vopak Terminal Merak abai menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menyusul insiden uap kimia berwarna oranye yang berdampak pada kesehatan puluhan warga di sekitar kawasan industri.

Hal itu terungkap dalam Rapat dengar Pendapat antara DPRD Cilegon dengan Manajemen PT.Vopak diauli DPRD Cilegon, Kamis, 12 Februari 2026.

“Salah satu yang menjadi kritik kami adalah sejak awal kejadian perusahaan PT Vopak tidak menunjukkan itikad membangun posko kesehatan, padahal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon telah turun ke lapangan,”katanya.

Ia menuturkan, tidak adanya posko kesehatan mencerminkan tidak adanya etika tanggung jawab sosial terhadap kesehatan masyarakat. Menurutnya, perusahaan seharusnya bergerak proaktif tanpa harus menunggu permintaan dari pemerintah maupun DPRD.

Ketiadaan posko kesehatan, kata Masduki, membuat warga tidak memiliki akses pemantauan kesehatan yang memadai. DPRD juga menyoroti fakta bahwa perusahaan tidak memegang data warga terdampak, sehingga tidak jelas siapa yang sakit dan siapa yang tidak.

Kondisi ini dinilai berbahaya karena penanganan menjadi tidak terukur dan berpotensi menyepelekan dampak yang terjadi. “Ini bentuk keabaian. Tanggung jawab sosial tidak bisa dilimpahkan sepenuhnya ke pemerintah,” ujarnya.

Namun, DPRD menilai penjelasan tersebut belum menjawab pertanyaan krusial, termasuk penyebab munculnya asap berwarna oranye, langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang, serta kepastian waktu pendirian posko kesehatan dan pendataan korban.

“Pernyataan perusahaan yang akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan aparat kelurahan ini masih normatif karena belum disertai tenggat dan mekanisme yang jelas,” katanya.

DPRD menegaskan fokus mereka adalah tindakan cepat dan konkret untuk melindungi masyarakat. Soal ranah hukum, DPRD menyerahkannya kepada aparat berwenang.

Sementara itu, Direktur PT Vopak Terminal Merak, Buyung Lukmanul Hakim, menyatakan kehadirannya dalam rapat untuk meluruskan informasi dan menyerap masukan DPRD. Pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemkot Cilegon dan DPRD.

Ia menegaskan tidak terjadi ledakan dan menyebut sebagian warga yang mengalami sesak napas telah diperiksa serta dinyatakan aman untuk pulang di hari yang sama.

“Warga yang merasa mengalami sesak napas sudah diperiksakan dan sudah dinyatakan bisa pulang. Kami tegaskan ya tidak ada ledakan. Kejadian ini akan menjadi pelajaran buat kami untuk kedepannya,” ucapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR