Warga Cibeber Butuh Tandon Untuk Antisipasi Banjir

Oleh: Langit Cilegon
102 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Warga Kecamatan Cibeber butuh tandon untuk antisipasi banjir. Selain itu juga harus ada perhatian dari hulu sebelum air masuk ke wilayah Kecamatan Cibeber.

Hal itu terungkap dalam Rapat dengar Pendapat antara warga Kecamatan Cibeber dengan lintas Komisi DPRD Cilegon, anggota DPRD Banten Ratu Amalia Hayani, serta perwakilan OPD seperti BPBD, DPUPR.

Hadir juga Camat Cibeber Sofan Maksudi, para Lurah se-Kecamatan Cibeber serta sejumlah tamu undangan dari industry yang ada di Kecamatan Cibeber.

Perwakilan warga dari Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Ali Misri mengatakan, pihaknya menilai pekerjaan antisipasi banjir dilakukan pada hilirnya saja.

“Yang kami lihat perbaikan sarana infrastruktur hanya pada hilirnya saja, dan untuk hulu dibiarkan. Apalagi bisa dikatakan tidak tersentuh, ini yang kami sayangkan,”katanya, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga :

https://langitcilegon.id/aplikasi-e-sam-terkendala-dishub-cilegon-umumkan-perbaikan/

https://langitcilegon.id/robinsar-imbau-pengusaha-tambang-stop-beroperasi/

Ia menuturkan, selain perbaikan hulu, Kecamatan Cibeber butuh tandon untuk menampung air dari hulu sebelum mengalir ke semua wilayah Kecamatan Cibeber.

“Sudah kami usulkan dari Musrenbangkel, Musrenbangcam sampai dengan saat ini tidak ada realisasi. Sehingga banjir terus terjadi diwilayah kami dan butuh solusi segera,”ujarnya.

Perwakilan dari Kelurahan Karangasem, Safiudin, mengatakan, ia meminta kepada wakil rakyat agar dapat membantu penganggaran pasca bencana banjir.

“Ada rumah roboh saat bencana banjir, namun ketika kami minta bantuan ke Perkim. Bilangnya tidak ada anggaran, oleh karena itu kami meminta agar anggaran jangan dipotong atau dilakukan efesiensi. Ini karena bencana,”tuturnya.

 Sementara itu, Kepala DPUTR, Dendi Rudiatna yang hadir, mengatakan, banjir terjadi di Kota Cilegon, karena saluran air. Terutama gorong-gorong dengan tempat pembuangan tidak simetris.

“Dimana, badan jalan dengan lebar 6 meter kemudian air masuk ke dalam gorong-gorong sekitar 2,5 meter. Sehingga air tersendat dan berbalik arah masuk ke perkampungan warga,”ucapnya.

Ia menambahkan, usaha yang dilakukan oleh pihaknya selama ini membuahkan hasil. Dimana, BPJN, BBWS Banten akan melakukan pekerjaan guna pencegahan terjaidnya banjir kembali.

“BPJN akan memperbaiki gorong-gorong sepanjang jalan utama Kota Cilegon juga di Kecamatan Cibeber, teruatama di PCI. Kemudfian bantuan dari BBWS, akan melakukan pembongkaran kali tumpeng,” ungkap Dendi.

“Untuk pembuatan tandon, memang kami akui belum dilaksanakan, karena terbatasnya anggaran. Dan memang Cilegon itu banyak cekungan sehingga harus banyak tandon,”sambung Dendi. (Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR