Driver Ojol Cilegon Gelar Aksi Demo, Ini Tuntutannya

Oleh: Langit Cilegon
274 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Puluhan driver ojek online (ojol) Kota Cilegon, menggelar aksi demo di luar pagar Pemkot Cilegon. Aksi demo tersebut mendapat kawalan dari aparat Polres Cilegon dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cilegon.

Berdasarkan pantauan dilokasi, para driver ojol tersebut menuntut potongan aplikasi sebesar 20 persen diganti menjadi maksimal 10 persen.

Ketua Umum Serikat Pekerja Driver Online Militan, Boyke Yohanes Kambey mengatakan, potongan sebesar 20 persen itu sangat merugikan para driver ojek online.

“Potongan aplikasi 20 persen itu terlalu besar, terlalu rakus. Kami minta potongan aplikasi itu hanya 10 persen itu sudah sangat lebih dari cukup berdasarkan kajian akademik, karena perusahaan aplikator sifatnya hanya mediator,” katanya di sela-sela unjukrasa, Selasa, 20 Mei 2026.

Ia menuturkan, tuntutan potongan aplikasi maksimal 10 persen itu cukup logis. Pasalnya, biaya operasional dan sebagainya menjadi tanggungan bagi pada driver ojek online.

“Potongan 20 persen itu rinciannya 15 persen untuk biaya sewa penggunaan aplikasi yang dibebankan oleh driver online dan 5 persen untuk hak penunjang driver online. Namun kenyataannya kita tidak pernah merasakan dari alokasi potongan 5 persen tersebut,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Boyke meminta kepada pemerintah untuk mengaudit terkait potongan 5 persen tersebut agar diketahui alokasi dan peruntukkannya selama ini.

“Ini sangat merugikan bagi driver online. Apalagi dengan terjadinya belakangan ini di mana perusahaan aplikasi melakukan pemotongan kepada driver online bahkan lebih dari 50 persen. Apalagi aplikasi tersebut tidak memberi pendapatan dan pemasukan ke Pemkot Cilegon,” tuturnya.

Selain menuntut pengurangan potongan aplikasi, Boyke bersama para driver ojek online juga meminta agar menghapus program khusus seperti ACENG, Grab Hemat dan sebagainya karena itu menyengsarakan nasib mereka.

“Kami minta, Pemkot Cilegon harus bisa mensejahterakan driver Ojol yang ada di wilayah Kota Cilegon. Dan semalam kami juga sudah bediskusi dengan Pak Wali Robinsar. Mudah-mudahan dapat terealisasi,”ungkapnya. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR