Ketua JPKP Cilegon Sindir Program Prioritas Walikota Yang Belum Jelas

Oleh: Langit Cilegon
220 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Ketua Jaringan  Pengawas kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Cilegon, Ismatullah, mempertanyakan program prioritas yang digaungkan oleh Walikota Cilegon Robinsar dan Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo.

Ia, menyatakan, banyak program prioritas yang digadang-gadang oleh Walikota Cilegon Robinsar masih belum jelas.

“Pada bidang pendidikan, dimana saat ini tidak ada kelanjutan program beasiswa full sarjana. Padahal program tersebut sangat bagus dan langsung menyentuh masyarakat,”katanya, Jumat, 21 Maret 2025.

Ia menuturkan, pada prioritas bidang ketenagakerjaan juga masih ada kesenjangan. Dimana, industry masih ada yang melakukan PHK.

“Seharusnya, sebagai Kepala Daerah melakukan kebijakan atau lobi-lobi terhadap industry yang akan melakukan pemutusan hubungan kerja,”ujarnya.

Yang tak kalah pentingnya, ujar dia, terkait dengan  infrastruktur. Dimana, dukungan pemerintah daerah ke pusat dalam program mudik lebaran tahun 2025.

“Waktu terus berjalan, sementara Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang digunakan untuk jalur mudik masih rusak parah dan belum ada perbaikan. Masa harus diam saja, ini program rutin tiap tahun dan program pusat harus didukung,”tuturnya.

Ia menambahkan, sudah hamper 1 bulan sejak dilantik, kepala daerah Kota Cilegon masih belum melakukan kinerja secara nyata.

“Jangan sampai alasan anggaran serta efesiensi menjadi sebuah alasan. Inovasi harus dilakukan dengan melakukan komunikasi dan lobi-lobi, banyak cara yang dilalui dengan tidak menabrak aturan,”tuturnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar dalam acara buka bersama dengan insan pers, mengakui dalam 3 Minggu terakhir usai dilantik, dirinya sibuk menerima tamu.

“Jujur, sejak 3 minggu terakhir saya menerima banyak tamu. Namun, akhirnya saya putuskan mulai Senin depan, Pagi Siang dan Sore, saya putuskan tidak akan menerima tamu, karena saya disini digaji bekerja untuk rakyat,”kata Robinsar.

Oleh karena itu, ujar dia, dirinya akan menerima tamu di malam hari. Sedangkan pada pagi hari focus untuk bekerja. Meski demikian, dirinya tetap mengkondisikan, mengkomunikasikan kepada semua. Dan semua hambatan itu ada pada anggaran.

“Semuanya by proses. Program prioritas itu akan kami lakukan. Satu lagi, ketika rekan media melakukan konfirmasi ke OPD-OPD, maka kami akan melakukan konfrensi pers. Sehingga data tersebut akan muncul dan valid,”ungkapnya. (Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR