LSM Gappura Banten Lakukan Aksi  Seruan Untuk Pilkada Serentak tahun 2024, Ini Ajakannya

Oleh: Langit Cilegon
287 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Ratusan warga Cilegon yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Peduli Pembangunan Rakyat (Gappura) Banten lakukan aksi damai di Landmark Cilegon.

Berdasarkan pantauan dilokasi, aksi seruan ajakan dalam Pilkada tersebut yang diikuti oleh ratusan warga Cilegon datang sekitar pukul 14.30 Wib.

Dalam aksinya, warga banyak membawa karton yang bertulisan tolak pemimpin yang mendzholimi rakyat, tolak pemimpin korupsi dan lainnya.

“Menjelang Pilkada serentak, kami mengajak kepada masyarakat Banten. Agar menolak pemimpin Daerah yang korupsi, karena akan menimbulkan kesengsaraan bagi warganya,”kata Ketua LSM Gappura Banten, Husein Saidan, Kamis, 19 September 2024.

Ia menuturkan, masyarakat harus cerdas dan memilih dengan bijak.  Dimana harus bisa membedakan mana pemimpin yang ambisi dan tidak. Karena dengan begitu, maka warga bisa memilih pemmpin yang anti korupsi.

“Aksi demo seruan ini, tidak ada titipan. Akan tetapi aspirasi murni dari masyarakat yang menolak pemimpin korupsi,”ujarnya.

Ia menambahkan, dalam aksi demo tersebut, pihaknya tidak menyebutkan salah satu calon atau pihak-pihak tertentu.

“Karena ini adalah sebuah himbauan juga ajakan kepada masyarakat Banten dan sekitarnya termasuk Cilegon.Untuk memilih pemimpin yang bijak dan anti korupsi,”tuturnya.

Korlap aksi lainnya, Roni, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi dengan para tokoh masyarakat Banten.

“Artinya sepakat, bahwa pilihlah pemimpin yang tidak korupsi. Pilihlah pemimpin yang bijak dan amanah terhadap warganya masing-masing,”ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat Banten dan sekitarnya agar dapat memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani dan jauh dari kata korupsi.

“Jangan sampai salah pilih, apalagi kalau pemimpinnya korupsi yang jelas akan menyengsarakan masyarakat dan tentu saja mementingkan golongan tertentu,”ungkapnya.

Setelah menyampaikan sejumlah orasi, aksi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang diiringi dengan salah satu lagu nasional yakni gugur bunga. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR