Pemkot Cilegon Tidak Antri Kritik Dan Siap Menerima Masukan

Oleh: Langit Cilegon
259 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terbuka terhadap kritik dan masukan selama disampaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal tersebut dikatakannya saat berdialog dengan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) di Ruang Rapat Asda, Selasa 4 Maret 2023.

“Kami membutuhkan pengawasan dari mahasiswa agar kebijakan yang kami buat tetap berada pada jalurnya dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” kata Robinsar.

Ia menuturkan, terkait delapan tuntutan mahasiswa pada dialog yang merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang sebelumnya dilakukan oleh IMC tersebut.

Dirinya menyatakan bahwa seluruhnya akan ditindaklanjuti. Hanya saja, ia menyoroti beberapa poin yang perlu disesuaikan.

“Kami sepakat dengan tuntutan mahasiswa, tetapi ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi karena berada di luar ranah kewenangan kami,” jelasnya.

Kehadiran mahasiswa, ujar dia, merupakan bagian dari demokrasi. Tentu saja dengan memiliki tujuan yang sama.

“Pada prinsipnya, kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari pengawasan demokrasi. Kita memiliki tujuan yang sama untuk membangun Kota Cilegon, meskipun berada di posisi yang berbeda,” ujarnya.

Wakil walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, mengatakan, dirinya mengusulkan agar dialog semacam ini dijadwalkan secara rutin.

“Saya pikir pertemuan seperti ini perlu diadakan setiap satu atau dua bulan sekali. Kita bisa berdiskusi bersama mengenai isu-isu yang diangkat mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Al-Khairiyah (GEMA AK) Supardi mengungkapkan rasa senangnya atas kesempatan berdialog langsung dengan pimpinan daerah.

“Kami senang dapat diterima. Sudah lama rasanya mahasiswa tidak diajak berdiskusi langsung dua atah dengan pemimpin kami. Kami berharap setiap tuntutan dan aspirasi kami bisa dibahas secara terbuka,” ungkapnya. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR