PLN Peduli Dan FPRB Cilegon Edukasi Sekolah Siaga Bencana di SMPN 9

Oleh: Langit Cilegon
237 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Cilegon sebagai Kota Industri yang memiliki fasilitas vital dan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sangat rentan terhadap potensi gempa bumi.

Oleh karena itu, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Cilegon dan PLN Peduli bersama dengan Genre, menggelar edukasi atau mitigasi bencana terhadap ratusan pelajar SMPN 9 Cilegon.

Pengurus FPRB Kota Cilegon, Nur Irwantoro, mengatakan, edukasi ini sangat penting untuk mengetahui seberapa besar kesiap siagaan adik-adik pelajar dari potensi ancaman gempa bumi di Cilegon. Dan bagaimana upaya mitigasi yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak negatifnya.

“Kita masih ingat 7 tahun lalu, daerah tetangga kita terdmapak bencana tsunami dari longsoran Gunung Anak Krakatau (GAK). Bahkan korban mencapai ratusan, hal ini harus kita waspadai,”katanya, Senin, 22 Desember 2025.

Ia menuturkan, Kota Cilegon yang terkenal dengan kota industry, memang menjadi sangat rawan adanya bencana. Isu gempa megathrust yang mencapai 8,7 skala ritcher, harus diwaspadai betul.

FPRB, ujar dia, mempunyai tanggung jawab moral untuk melakukan edukasi kebencanaan terhadap pelajar dan masyarakat.

“Ini agenda FPRB, dimana nara sumber kami adalah dari BPBD dan PMI Kota Cilegon. Silahkan untuk mengikuti kegiatan ini dan jadilah pelajar yang siap aman dan siaga bencana,”ujarnya.

Baca Juga :

https://langitcilegon.id/kota-cilegon-raih-predikat-inovatif-dalam-indeks-inovasi-daerah-tahun-2025/

https://langitcilegon.id/lakukan-pembinaan-karang-taruna-ketileng-gelar-lomba-mancing/

Kepala sekolah SMPN 9 Cilegon, Muntahanah menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, informasi terkait dengan adanya bencana harus benar-benar diwaspadai.

“Fenomena megathrust, sudah kami sering dengar. Apalagi letak sekolah SMPN 9 ini ditenah-tengah industry kimia. Semoga adik-adik pelajar ini dapat menularkan ilmunya kepada keluarga maupun teman lainnya,”tuturnya.

Perwakilan dari PLN Kota Cilegon, Tito, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tanggung jawab social. Dimana pihaknya mempunyai agenda dan FPRB juga sama, maka gayung bersambut.

“Ini program CSR, kami mendapat mandate dari kantor PLN pusat akhirnya kita bekerjasama dengan FPRB. Satu hal, kami menitip pesan kepada warga Cilegon agar janganlah bermain layang-layang yang dekat dengan saluran listrik tegangan tinggi (Sutet), karena bisa membahayakan,”ungkapnya.

(Himawan Sutanto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR