CILEGON, (LC)- Setiap tahun dari Januari- Desember, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) pada lingkungan Pemkot Cilegon yang purna bakti atau pensiun jumlahnya mencapai 150 orang.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Cilegon, Joko Purwanto ketika ditemui dikantornya, Rabu, 15 April 2026.
“Setiap tahun ada sekitar 150 orang ASN yang pensiun. Itu rata-rata, karena jumlahnya tiap tahun berbeda-beda, tapi sekitar jumlah tersebut,”katanya.
Ia menuturkan, dari jumlah tersebut didominasi ASN Tenaga Kesehatan dan Guru yang memasuki purna bakti atau masa pensiun.
“Kebanyakan guru dan tenaga kesehatan yang pensiun dari Januari-Desember,”ujarnya.
Tahun ini saja, ujar dia, ASN Pemkot Cilegon yang pensiun berdasarkan data mencapai 180 an. Tapi tahun kemarin mencapai 140.
“Jadi rata-rata sekitar 150 orang. Secara otomatis ASN berkurang, untuk menutupi kekurangan itu, biasanya dari OPD terkait mengajukan. Tapi tekhnisnya akan ada rapat koordinasi dengan Bapperida juga karena menyangkut anggaran,”tuturnya.
Mekanisme yang ditempuh, ujar dia, setelah rapat koordinasi dengan OPD yang bersangkutan, pihaknya juga akan melihat kebutuhan anggaran.
“OPD terkait mengajukan penambahan SDM, kemudian kami melihat jumlah atau kuantitas. Dan anggaran juga tapi itu ranahnya Bapperida,” ucapnya.
Ia menambahkan, meski ratusan ASN pensiun ditahun ini, kemungkinan untuk menambahkan SDM bagi tenaga kesehatan dan guru tidak serta merta dengan jumlah yang sama.
“Karena melihat jumlah kebutuhan terlebih dahulu untuk penempatan dimananya. Kemudian juga melihat anggaran, karena Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2022,”ungkap Joko Purwanto.
“Tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD), Pemerintah Daerah wajib membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD paling lambat tahun 2027,”sambung Joko Purwanto.
(Mang Jeo-Red)***
