Tutup Muswil II Dekopinwil Banten, Mentri Koperasi Ferry Juliantono Sebut Banten Berpotensi Bikin Torasera

Oleh: Langit Cilegon
10 views
A+A-
Reset

SERANG, (LC) – Musyawarah Wilayah II Dewan Koperasi Wilayah Indonesia (Dekopinwil) Banten dengan tema Mewujudkan SDM Koperasi Banten yang Handal Di Era Digitalisasi, resmi ditutup, Senin, 16 Februari 2026.

Muswil II Dekopinwil Banten yang digelar di Pendopo Gubernur dengan agenda pemilihan Ketua Umum telah selesai dilaksanakan. Dalam kegiatan tersebut terpilih secara aklamasi adalah Hasbi Sidik.

Mentri Koperasi Ferry Juliantono, mengatakan, dengan pengurus yang baru usai melaksanakan Muswil diharapkan menjadi dukungan bagi gerakan Koperasi guna mendukung masyarakat yang sejahtera.

“Banten adalah provinsi yang sangat luar biasa dan mempunyai banyak potensi. Dimana kami telah berdialog dengan Pak Gubernur dan salah satunya adalah pengembangan Koperasi, ” tuturnya.

Ferry melanjutkan, pihaknya telah meresmikan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) Nurul Jadid (Nurja) Berkah milik Koperasi Pondok Pesantren Nurul Jadid di Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kemarin. Oleh karena itu Torasera bisa diterapkan di Banten.

“Peresmian ini menandai hadirnya Torasera pertama di Pulau Jawa yang digadang-gadang menjadi model nasional pengembangan pusat distribusi koperasi desa, ” ucap Ferry.

“Kami ingin di Banten ini ada Torasera. Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Presiden Prabowo. Dan kami juga telah bekerjasama dengan sejumlah Perguruan tinggi agar dapat mengajarkan kurikulum koperasi. Saya yakin Pak Hasbi di Banten bisa mewujudkan koperasi yang baik, ” sambung Ferry Juliantono.

Sementara itu, Asda 2 Pemprov Banten, Budi Santoso, yang mewakili Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan, Muswil adalah forum konsolidasi dan perumusan peran strategis Koperasi sebagai sokoguru.

“Koperasi adalah instrumen pemerataan secara modern, transparan. Dan koperasi adalah sebagai aplikator bagi masyarakat. Oleh karna itu kami berharap Dekopinwil Banten dapat melakukan pendampingan dan edukasi dengan sistem digunakan koperasi merah putih, ” katanya.

Ia menuturkan, sampai dengan saat ini ada 1551 kantin KMP Banten. Dimana dalam perinciannya sebanyak 828 lokasi telah memiliki lahan yang terdata sisanya belum terdata. Dan proses pembangunannya tengah berjalan.

“Kami berharap dengan banyaknya koperasi yang ada  dapat mewujudkan masyarakat Banten yang sejahtera, adil dan makmur serta tidak korupsi, ” ujarnya.

Hadir dalam penutupan Muswil II Dekopinwil Banten, Wakil Ketua DPRD Banten, Yudhi Wibowo. Ketua Harian Dekopin Pusat Rizki, Ketua Dekopinwil Banten yang lama, Asep Rahmatullah, Ketua Dekopinwil Banten yang baru, Hasbi Sidik, Pengurus Dekopinda Se-Banten serta sejumlah tamu undangan lainnya.

(Himawan-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR