Menanti Program Robinsar-Fajar Sebagai Walikota Dan Wakil Walikota Cilegon Terpilih 2024-2029

Oleh: Langit Cilegon
725 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon yang dikuti oleh 3 pasang calon seperti no. 1. Robinsar-Fajar hadi Prabowo, No. 2, Helldy Agustian-Alawi Mahmud dan No. 3, Isro Mi’raj-Nurottul Uyun telah selesai dilaksanakan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, juga telah memplenokan hasil Pilkada tersebut pada Selasa, 3 Desember 2024. Hasilnya tidak berubah seperti yang dilakukan oleh Quick Count dari beberapa lembaga survey.

Dimana untuk pasangan calon No. 1, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo memperoleh suara 123. 196. Untuk paslon No. 2, Helldy Agustian-Alawi Mahmud mendapatkan suara, 68. 371. Sementara Paslon No. 3, Isro-Miraj-Nurottul Uyun mendapatkan suara sebanyak 52.086.

Berdasarkan data diatas, maka Paslon Robinsar-Fajar Hadi Prabowo, melenggang ke kursi kekuasaan atau menjadi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon periode 2024-2029. Menurut rencana, mereka akan dilantik pada 10 Februari 2025. Dengan catatan tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Pada saat melakukan kampanye Robnsar-Fajar Hadi Prabowo menggelorakan wujudkan Cilegon Juare (Jujur, Amanah, dan Religius). Dimana dalam pengembanganya visi dan misi tersebut sangat banyak. Berdasarkan pamflet yang dirilis oleh KPU Cilegon, terdapat 8 misi dan visi.

Memperkuat infrastruktur pendidikan dasar dan menengah untuk memastikan akses yang

merata dan berkualitas bagi semua penduduk Cilegon.

Meningkatkan ketersediaan lapangan kerja dan peluang usaha melalui pembangunan ekonomi

yang inklusif.

Melindungi dan melestarikan lingkungan hidup demi keseimbangan dan kesejahteraan Generasi

mendatang.

Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua

lapisan masyarakat Cilegon.

Meningkatkan infrastruktur transportasi dan konektivitas untuk memfasilitasi pertumbuhan

ekonomi dan mobilitas penduduk secara efesien.

Meningkatkan kualitas hidup melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan meningkatkan

kesejahteraan sosial masyarakat.

Dari 8 Visi dan Misi tersebut dijabarkan lebih mendetail lagi dengan masing-masing point. Artinya setiap 1 visi dan misi dikembangkan dengan lebih banyak lagi. Dan tentu saja muara dari visi dan misi tersebut untuk mensejahterakan masyarakat Cilegon.

Lantas, kapan Visi dan Misi tersebut akan dilakukan, tentu saja setelah paslon Robinsar-Fajar Hadi Prabowo resmi dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon periode 2024-2029.

Melihat dari visi dan misi tersebut, diyakini oleh berbagai pihak, akan muncul tumbuh rasa optimis Kota Cilegon semakin maju ke depannya. Namun, visi dan misi tersebut akan berjalan dengan baik dan benar, apabila didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Lantas, bagaimana dengan SDM Pemkot Cilegon ?. Informasi yang berhasil dihimpun, saat ini Pemkot Cilegon banyak sekali pejabat eselon yang menjalankan tugasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Dengan kewenangan yang terbatas maka sejumlah Plt, tidak akan optimal. Karena harus memikirkan OPD lainnya, karena rangkap jabatan.

Sebut saja OPD tersebut adalah, Satpol PP, Disperkim, Asda I, Asda II, Bappedalitbang. Belum lagi pejabat eselon III yang memasuki purna bhakti ditahun 2025. Dimana, guna menunjang visi dan misi terlaksana dengan baik, maka dibutuhkan SDM yang handal dan unggul.

Namun, sesuai dengan kebijakan dan aturan, Pejabat Walikota dan Wakil Walikota tidak boleh melakukan mutasi selama 6 bulan sejak dilantik. Namun aturan tersebut bisa diterobos dengan cara melakukan koordinasi dan konsultasi kepada BKN dan juga Kemendagri.

Maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan penyegaran para pejabat yakni Rotasi dan Mutasi pada sejumlah OPD ditahun pertama. Dimana Robinsar-Fajar Hadi Prabowo, menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota. Kemudian usai melakukan Mutasi dan Rotasi, maka Walikota dan Wakil Walikota Cilegon membuka open bidding guna melakukan pengisian jabatan eselon II yang kosong.

Mengingat ditahun pertama, penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, bukanlah hasil murni dari Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih. Maka ditahun kedua, penyusunan APBD Cilegon secara murni disusun oleh Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih. Dan tentu saja dibantu oleh para “Kabinet” yang telah terpilih hasil dari open bidding.

Berdasarkan data yang diperoleh redaksi, tantangan selanjutnya mengenai SDM ditahun 2027. Dimana, para pejabat eselon II, yang memasuki purna bhakti sebanyak 8 orang. Hal ini tentu saja harus diantisipasi oleh Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih, guna memuluskan program visi dan misi yang digaungkan pada saat dirinya melakukan kampanye.

Selama 1 tahun, mungkin waktu yang cukup untuk melakukan transisi dari kepemimpinan yang terdahulu. Untuk tahun kedua dan seterusnya, maka Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih, bisa menyempurnakan visi dan misinya yang telah tersebar luas.

Akhirnya, redaksi langitcilegon.id, mengucapkan selamat kepada Robinsar-Fajar Hadi Prabowo, semoga dapat mengemban amanah sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Periode 2024-2029. (Anto Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR