Mengenal Asda I Tatang Mufthadi 41 Tahun Mengabdi Menjadi ASN Di Kota Cilegon.

Oleh: Langit Cilegon
556 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- 41 Tahun lalu tepatnya tahun 1983, seorang pria bernama Tatang Mufhtadi diterima menjadi Aparatur Sipil negara (ASN) dulu bernama PNS.

Cita-cita yang diidamkan banyak orang, mengingat saat itu meski gaji kecil, namun masa depan sangat menjanjikan.

Berbekal gaji ASN perbulan sebesar Rp 18.000, saat itu. Pria bernama Tatang Mufthadi memulai perjalanan karirnya sebagai ASN.

Seiring berjalnnya waktu, Kota Cilegon memisahkan diri dari Kabupaten Serang dan membentuk Kotamadya Cilegon. Tatang Mufthadi yang asli kelahiran Delingseng, Kecamatan Citangkil, ikut serta ke Kota Cilegon yang baru dibentuknya.

Menjabat sebagai Binmudora, cikal bakal Dinas Pemuda Olahraga, Tatang Mufthadi bertekad, menjadikan Kota Cilegon dikenal.

Usaha tersebut tidak sia-sia. Kota Cilegon melalui kegiatan Pekan Olahraga Daerah sekarang pekan Olahraga Provinsi, menyabet juara umum ditahun 2004.

Secara otomatis, hasil jerih payahnya membuat dirinya naik jabatan sebagai Kabag Humas Pemkot Cilegon ditahun 2005. Ia mengaku, pejalanan karirnya selama mengabdi sebagai ASN 41 tahun, mengalami 9 kali melakukan mutasi.

Pernah menjabat sebagai kepala BKD, Asda II, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta terakhir menjadi Asda 1, bidang Pemerintahan dan Kesra.

Kini, ia memasuki usia purna bhakti sebagai ASN Pemkot Cilegon pada 1 Oktober 2024 mendatang. Bahkan prosesi pelepasan diauli Setda II, berlangsung hening.

ASN yang paling senior di kalangan pemkot Cilegon tersebut, mengaku sampai meneteskan air mata, melihat kondisi Pemkot Cilegon yang sekarang.

“Jujur saja, ada banyak kenangan suka maupun duka dalam perjalanan karir saya sebagai ASN. Saya mendirikan radio Mandiri FM dengan slogan, Cemerlang di Udara membuka Cakrawala,”kata Tatang Mufthadi disela-sela prosesi purna bhakti, Selasa, 24 September 2024.

Ia menuturkan, selama 41 tahun menjadi ASN,  saya berdiri tegar dan mengabdi. Meski ada beberapa pengalaman yang membuat saya harus berdiri tegak.

“Di manapun saya duduk dalam jabatan, doa saya adalah jauhkanlah dari sifat yang tidak terpuji. Kalau mutasi dalam jabatan itu biasa. Meski Nomer Induk Pusat (NIP) saya dlepas dan pensiun, saya tetap mengabdi,”ujar Tatang Mufthadi.

“Dan ASN yang memasuki usia pensiun kemudian dilakukan Apel, adalah hal yang bagus dan harus diteruskan,”sambung Tatang Mufthadi.

Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, Sekda Cilegon, Maman Mauludin, kepala Inspektorat Inspektur Mahmudin, Asda II dan III, para pejabat eselon II, III. Para lurah dan Camat se-Kota Cilegon serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR