Pjs Walikota Cilegon Nana Supiana Minta Pencegahan Tawuran Jangan Sekedar Seremonial

Oleh: Langit Cilegon
313 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Untuk mencegah dan mengurangi kasus bullying yang marak terjadi di sekolah. Harus ada aksi nyata dan jangan kepada kegiatan seremonial.

Hal itu dikatakan oleh Penjabat Sementara (Pjs) wali Kota Cilegon Nana Supiana. Disela-sela rapat koordinasi aksi penanganan tawuran diaula Setda II.

“Kami melihat bahwa kasus tawuran sering terjadi di sekolah. Oleh karena itu, kami meminta agar ada aksi nyata dan tidak ke arah seremonial kegiatannya,”kata Pjs Walikota Cilegon, Nana Supiana.

Ia menuturkan, semua pihak instansi terkait harus bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memberikan pengarahan.

“Tidak hanya kepada siswa, tetapi juga kepada orang tua. Ini penting karena masalah tawuran tidak hanya terjadi di sekolah,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma, mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah preventif.

“Dimana anak-anak mengetahui bahwa bullying adalah perilaku yang tidak dapat diterima dan memiliki konsekuensi hukum bagi pelakunya. Kami juga melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah mengenai apa itu bullying, bahaya yang ditimbulkannya, dan kerugian yang dapat dirasakan baik oleh korban maupun pelaku,” tuturnya.

Selain sosialisasi, DP3AP2KB juga akan mengadakan coaching clinic untuk membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus diambil ketika menemukan kasus bullying.

“Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan guru bimbingan konseling di sekolah untuk memberikan pendampingan dan penanganan yang tepat dan korban mendapatkan dukungan yang diperlukan,”ucapnya.

Kepala Bidang Pendidikan non formal pada Dindikbud Cilegon, Vania Eriza, mengatakan, sekolah dapat melaporkan kejadian bullying beserta data dan hasil asesmen.

“Kami kemudian akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan korban untuk memastikan anak tersebut mendapatkan dukungan yang diperlukan,” ungkap Vania Eriza.

“Penting juga bagi orang tua untuk mengetahui setiap perubahan yang terjadi pada anak mereka. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama melindungi anak-anak kita dan memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan,” sambung Vania Eriza. (Aditya-Red)***

 

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR