Kota Cilegon, (LC)- Inspektorat Kota Cilegon kembali mendapat kunjungan terkait implementasi Laboratorium Manajemen Risiko.
Kali ini rombongan Inspektorat Kabupaten Maluku Tenggara yang hadir langsung dan diterima di Aula Inspektorat Kota Cilegon, Selasa, 17 Desember 2024.
Pada kesempatan ini Inspektur Kota Cilegon Mahmudin menyambut baik kedatangan rombongan Inspektorat Kab. Maluku Tenggara yang dipimpin langsung oleh Plt. Inspektur Kab. Maluku Tenggara Silver M Leatemia.
“Kami ucapkan selamat datang di Kota Cilegon kepada rombongan Inspektorat Kab. Maluku Tenggara. Kota Cilegon telah ditunjuk sebagai Pilot Project Laboratorium Manajemen Risiko,”ujarnya.
Ia menuturkan, menjadi kewajiban Kota Cilegon yang telah didampingi BPKP untuk memberikan ilmu terkait Implementasi Laboratorium Manajemen Risiko.
“Kami telah melaksanakan sharing bersama, berbagi kiat – kiat, dan trik – trik dalam mengimplementasikan Laboratorium Manajemen Risiko yang secara kebetulan kami lebih dulu mengimplementasikannya,” katanya.
Mahmudin juga menjelaskan bahwa implementasi Laboratorium Manajemen Risiko membutuhkan komitmen dari berbagai pihak.
“Dalam mengimplementasikannya perlu adanya komitmen dari kepala daerah, seluruh kepala OPD, dan stakeholder terkait, semoga Inspektorat Kab. Maluku Tenggara dapat juga mengimplementasikan Laboratorium Manajemen Risiko dengan baik disana,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama, Silver sampaikan telah memperhatikan Kota Cilegon dalam melakukan praktek terbaik terkait Laboratorium Manajemen Risiko.
“Kota Cilegon sudah dikenal dengan Implementasi Laboratorium Manajemen Risiko, maka kami datang untuk mencari ilmu yang bisa kita jalankan di Kabupaten Maluku Tenggara, dimana kami akan amati, tiru dan modifikasi sesuai dengan kondisi kami,”ucapnya. (Aditya-Red)***
