CILEGON, (LC)- insiden yang terjadi akibat kebakaran di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diduga karena ada obat-obat tanaman yang mengandung zat kimia.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Agus Ubaidilah.
“Dugaan sementara terjadinya kebakaran akibat adanya timbunan obat-obatan yang mengandung zat kimia ditambah cuaca yang terik dan panas,” katanya melalui WhatsApp, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menuturkan, pada saat kejadian pihaknya mengerahkan 4 unit armada. Dimana masing-masing berfungsi sebagai pemadam juga pengangkut air.
“Ada 4 armada yang kami kerahkan yakni 1 Unit 3000 liter dari Mako, 1 Unit 3000 L Pos Citangkil, 1 Unit 3000 L Merak dan 1 Unit 3000 L Purwakarta. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.05 atau 90 menit pasca kejadian. Untuk kerugian,tim masih menghitung,” ujarnya.
Seperti diketahui, Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon di Lingkungan Kubang Laban, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, terbakar pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, gudang penyimpanan arsip, obat-obatan serta ruang Bidang Perikanan, juga mesin penggilingan padi dilalap si jago merah.
Informasi yang berhasil dihimpun, gedung DKPP yakni UPT Perikanan yang terletak di jalan Samandaran juga pernah terbakar sekitar tahun 2017.
Usai kebakaran, UPT Perikanan sempat mengontrak di salah satu rumah. Namun kemudian kontrak rumah itu tidak diperpanjang dan akhirnya menempati ruang yang saat ini terbakar.
(Anto-Red)***
