CILEGON, (LC)- Japan International Cooperation Agency atau JICA,mendatangi TPSA Bagendung Kecamatan Cilegon untuk memeriksa kandungan Mercury.
Dimana Mercury adalah salah satu zat yang berbahaya. Merkuri, atau yang sering disebut air raksa, adalah sebuah unsur kimia alami berbentuk logam berat berwarna putih keperakan. Lambang unsurnya adalah Hg dan nomor atom 80. Ini adalah satu-satunya logam yang berwujud cair pada suhu ruangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sabri Mahyudin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pengambilan sampel zat mercury di TPSa Bagendung.
” Iya, ini dalam rangka pelaksanaan Project for Improvement of Mercury Management in Indonesia (PIMMI), kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), serta tindak lanjut penetapan Unit Pelaksana Teknis Tempat Pemrosesan Sampah Akhir (UPT TPSA) Bagendung, Kota Cilegon,” katanya, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia menuturkan, kegiatan pengambilan sampel mercury ini di TPSA Bagendung, sebagai salah satu lokasi untuk Pilot Project PIMMI.
“Jadi Tim Expert dari JICA bermaksud mengadakan kunjungan ke UPT TPSA Bagendung, Kota Cilegon untuk pengumpulan data yang diperlukan dalam pemetaan sebaran merkuri, serta melakukan survey lapangan secara on-site dalam rangka pengambilan sampel kandungan merkuri pada udara dan air di sekitar lokasi pilot project,” ujarnya.
Kunjungan tim, ujar dia sudah dilaksanakan pada Senin – Selasa, 22 – 23 Juni 2026, kemarin. Dan kunjungannya bukan ke TPSA saja,melainkan ke beberapa tempat.
” Di Indo Semen, JICA juga melakukan pengecekan.nanti hasilnya bisa diketahui 2 bulan mendatang,karena prosesnya memang cukup lama. Setelah diketahui, ada standar ambang batas aman dan tidak aman,” tuturnya.
Disinggung mengenai bau sampah yang tersebar, mantan Kabag Perekonomian dan SDA tersebut melanjutkan, sampai dengan saat ini masih dilakukan penelusuran bau yang menyengat.
“Masih ditelusuri,karena arah angin yang berbeda-beda. Karena pagi tadi,kami keliling di sekitar ring 1, nggak ada bau. Kalau aliran udara malam hari lebih banyak dari timur ke barat,” ungkapnya.
(Anto-Red)***
