Kota Cilegon, (LC)- Guna mengimplementasikan Muatan Lokal (Mulok) dan juga sebagai pelaksanaan Peraturan Walikota dibidang pendidikan.
Sekolah Dasar Negeri Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS) IV, launching Mulok dengan berbagai kegiatan.
Kepala Sekolah SD YPKS IV, Tb. Dudi Mauludin, mengatakan, pihaknya telah melaunching muatan local dengan memasukan seni Pencak Silat sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler dalam kurikulum.
“Setiap hari Kamis, selama 60 menit, kami instruksikan kepada siswa dan siswi SD YPKS IV, agar dapat melaksanakan muatan local,”kata Tb. Dudi Mauludin, Rabu, 11 Desember 2024.
Ia menuturkan, muatan local yang dimaksud adalah, siswa dan siswi mengenakkan seragam pencak silat. Dimana, dirinya membebaskan untuk memasukan aliran apapun.
“Ada silat yang setiap hari siswa dan siswi menggunakan baju Pangsi atau seragam silat. Kemudian untuk aliran pencak silat kami memasukkan 3 pilar yang terdiri dari, Terumbu, TTKDH dan Bandrong. Dan juga jurus tunggal baku nasional,”ujarnya.
Sekretaris YPKS Cilegon Slamet Riyanto,mengatakan, ada 11 sekolah tingkat TK, SD, SLTP dan SMK mulai dengan muatan local. Dimana, masing-masing mengimplementasikan Perwal.
“Kami dukung Perwal Mulok tersebut dan support. Dimana kita melakukan launching pada hari ini. Silat juga merupakan salah satu Pendidikan karakter yang menanamkan jiwa satria,”tuturnya.
Sementara itu, kepala Dindikbud Cilegon, Heni Anita Susila yang hadir mengatakan, pihaknya mengapresiasi SD YPKS IV yang telah melaunching Mulok di Kota Cilegon.
“Ini yang pertama di Kota Cilegon, karena selain nalek Bahasa, disini juga ada muatan local yakni pencak silat. Kemudian juga tiap hari jam istirahat, anak-anak bermain permainan tradisional masih tetap ada. Dimana hal itu merupakan bagian dari sekolah untuk melestarikan.Jadi siswa dan siswi Jangan sampai ke gadget,”ucapnya.
Muatan lokal pencak silat ini, ujar dia, merupakan warisan budaya dan sudah diakui oleh Unesco. Pihaknya, ujar dia, akan mendorong semua skeolah di Kota Cilegon agar dapat melakukan Muatan Lokal.
“Banyak hal yang harus dilakukan untuk melakukan Mulok. Misalnya Nalek Bahasa, setiap hari apa memakai seragam adat, kemudian juga dolanan tradisional dilakukan. Hal itu wajib bagi seluruh sekolah di Kota Cilegon,”ungkap Heni Anita Susila.
“SD YPKS IV Cilegon sudah melaksanakan perwakilan muatan lokal, karena pelestarian budaya juga pendidikan karakter. Ada 742 siswa SD YPKS, yang sudah memiliki seragam dan mengikuti muatan lokal. Mudah- mudahan bisa diikuti sekolah lain di Kota Cilegon,”sambung Heni Anita Susila. (Anto-Red)***
