Kota Cilegon, (LC)- Sebanyak 47,27 % Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD di Kota Cilegon tercatat belum Sarjana Strata 1 (S1).
Atas dasar tersebut Bunda PAUD Kota Cilegon Hj Alfi Rizki Agnia melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan H. Ahmad Munji, M.Pd selaku ketua STIT Al-Khairiyah.
Hal itu dilakukan untuk program potongan biaya kuliah Pendidikan anak usia dini bagi guru Paud guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon. Dengan nomina; hanya 275.000/ bulan guru paud Kota Cilegon bisa menempuh pendidikan S1.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan S1 dengan biaya yang lebih terjangkau.
Bunda Paud Kota Cilegon, Hj Alfi Rizki Agnia mengatakan, melalui program program potongan biaya kuliah ini, guru PAUD dapat memperoleh potongan biaya kuliah yang signifikan.
“Sehingga mereka dapat meningkatkan kualifikasi akademik mereka tanpa harus khawatir tentang biaya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru PAUD agar dapat memberikan pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak dan membantu mereka mencapai potensi mereka,”ujarnya.
Ia menuturkan, kerjasama ini merupakan contoh nyata dari komitmen Bunda Paud untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.
“Dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi guru PAUD untuk meningkatkan karier mereka,”ungkapnya.
Penandatanganan MoU ini, ujar dia, tidak hanya menjadi simbol kerja sama antara Bunda PAUD Kota Cilegon dan STIT Al-Khairiyah, tetapi juga langkah konkret untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas.
“Kami optimis, dengan kualifikasi guru PAUD yang semakin baik, anak-anak kita di Kota Cilegon juga akan mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu, sehingga dapat tumbuh dan berkembang sesuai potensi terbaik mereka,” kata Alfi.
“Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak guru PAUD di Kota Cilegon yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kompetensi, demi terciptanya generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua STIT Al-Khairiyah Cilegon, Ahmad Munji, juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas inisiatif Bunda PAUD Kota Cilegon.
“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari program yang luar biasa ini. Langkah yang diambil Bunda PAUD ini menjadi motivasi besar bagi guru-guru PAUD, khususnya yang belum memiliki gelar S1 atau yang sudah S1 tapi belum linier di jurusan PAUD,” ungkap Ahmad Munji.
Program ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah Kota Cilegon melalui Bunda PAUD untuk memajukan pendidikan, mulai dari tingkat dasar.
“Ini juga mendukung kebijakan dan program strategis Pemerintahan Robinsar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kota Cilegon,” jelasnya. (Aditya-Red)***
