CILEGON, (LC)- Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup menyiapkan simulasi bencana kegagalan tekhnologi (Galtek) di Kecamatan Ciwandan.
Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Cilegon, Oman Faturohman, mengatakan, kegiatan simulasi drill tsunami dan kegagalan teknologi (galtek) di Kota Cilegon merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir dan kawasan industri strategis Selat Sunda.
“Potensi bencana di Kota Cilegon memiliki risiko tinggi terhadap ancaman gempa bumi Megathrust di Selat Sunda dan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hal itu dapat memicu tsunami, serta risiko kegagalan teknologi (galtek) di kawasan industri kimia dan baja,”kata Oman Faturahman, Kamis, 29 Oktober 2026.
Ia menuturkan, tujuan simulasi ini adalah, melatih kesiapsiagaan masyarakat, karyawan pabrik, serta tim darurat yang sudah dibentuk seperti TRC agar tidak panik.
“Banyak tujuannya, dimana nanti dalam prakteknya kegiatan simulasi ini selain memahami jalur evakuasi dan menguji fungsi alat keselamatan juga sirine peringatan dini,” ujarnya.
Pemkot Cilegon, ujar dia, secara rutin mendorong pihak industri dan instansi terkait seperti BPBD Kota Cilegon, pemadam kebakaran, dan tim evakuasi untuk menggelar gladi dan simulasi penanganan kedaruratan industry.
“Dalam pelaksanaan tsunami gempa bumi dan galtek, kami juga akan melibatkan Korps Zeni TNI AD (NUBIKA). Jadi skenarionya, ada gempa bumi, kemudian tsunami dan ada mobil Kimia yang terbalik dan kimianya bocor,” tuturnya.
Ia menambahkan, simulasi tsunami gempa bumi dan galtek ini pernah dilakukan beberapa tahun lalu. Dimana tujuannya adalah untuk mengingatkan kewaspadaan kita akibat bencana industry.
“Kami berharap peran serta masyarakat serta seluruh stakeholder bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini yang akan digelar pada 26 November 2026 yang bertempat di Kelurahan Gunung Sugih Kecamatan Ciwandan,” ungkap Oman Faturahman yang juga menjabat sebagai Plt. Sekretaris BPBD Cilegon.
(Anto-Red)***
