Peresmian Pipanisasi TMMD 128, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori Titip Pesan Ini

Oleh: Langit Cilegon
8 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Program TMMD 128 Kodim Cilegon yakni pipanisasi yang merupakan salah satu pembangunan fisik telah diremsikan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar di Lingkungan Sukalila, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Rabu, 6 Mei 2026.

Sealin Wali Kota Cilegon Robinsar, turut hadir, Perwakilan tim BBSWC3 Serang Irhan, Kepala DKPP Cilegon Eva Sarifah, Camat Jombang Burhanudin, unsur Forkopimcam Jombang, Lurah Panggungrawi Sulelah, Poktan Pikir Adem, Adem Ayem dan Samandaran.

“Program pipanisasi ini pengerjaanya kurang lebih sekitar 1 bulan lamanya. Dimana dipasang sepanjang 1 kilometer,”kata Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf.Imam Buchori.

Ia menuturkan, program pipanisasi ini merupakan bagian dari TMMD yang ke 128. Dimana pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto mengumukan agar kita dapat melakukan kegiatan ketahanan pangan.

“Jadi ketahanan pangan kemarin kami menanam jagung di Bulakan sekitar lebih dari 2 hektar.Dan hari ini kita resmikan pipanisasi didaerah Panggungrawi dengan harapan agar tanaman padi ini yang setahun cuman sekali panen bisa lebih,terutama di musim kemarau,”ujarnya.

 Program ini, ujar dia, berangkat dari kesulitan air yang dulunya beli selama kurang lebih 25 tahun lamanya. Alhamdullilah berkat Allah SWT, melalui Pemkot Cilegon dan Kodim 0623 Cilegon. Sekarang tidak perlu membeli lagi airnya untuk mengairi sawah sepanjang 100 hektar.

“Sekarang kita sudah mengambil air dari saluran sekunder di dekat sumber air yang cukup besar.Kemudian setelah di cek ternyata bisa mengairi sawah. Saya meyakini di musim kemarau tidak akan kekurangan air,”tuturnya.

Adanya pipanisasi ini, perwira TNI AD yang mempunyai pangkat dua bunga melati dipundaknya tersebut berpesan agar dapat bisa meningkatkan semangat bapak ibu kelompok tani dalam menanam padi.

“Semangat bertani, semangat bekerja karena kita tidak lagi kesulitan air. Dan kalau nanti ada Poktan yang ingin bergabung dan membtuhkan air silahkan saling berbagi,” ucapnya.

Ia menegaskan, bahwa program pipanisasi ini adalah untuk masyarakat dan kelompok 3 tani tersebut untuk saling merasa memiliki.

“Jangan nanti malah pipanisasi yang sudah ada airnya ini dkomersilkan kembali. Saya minta jangan seperti itu, karena dari kita untuk kita. Dan saya sangat senang, bangga bisa menjadi bagian dari penyelesaian masalah atau solusi yang dihadapi oleh poktan juga bapak ibu sekalian,”tegasnya.

Ia menambahkan, terkait keinginan warga untuk jembatan penghubung, pihaknya tengah mengajukan keinginan warga tersebut.

“Mudah-mudahan nanti jembatan penghubung itu bisa untuk mengangkut padi,terus jalan kea rah persawahan. Dan mudah-mudahan nanti akan terealisasi dan kami berusaha,”ungkap Imam Buchori.

Program pipanisasi ini, ujar dia, dapat memberikan manfaat kepada ketiga kelompok tani. Agar panen hasil padi yang meningkat dan swasembada pangan terwujud. Dimana, saat ini tengah perang energi, karena untuk mendapatkannya sangat sulit.

“Oleh karena itu, Bapak Presiden menjaga agar dapat melakukan ketahanan pangan. Dimana, tidak bisa makan padi, makan jagung, ubi ketela atau singkong. Dan tidak mengandalkan makanan dari luar, karena di luar negeri sudah bingung, mau makan apa. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga ketahanan pangan deengan sebaik-baiknya,”sambung Letkol Inf. Imam Buchori.

(Himawan Sutanto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR